Kesibukan Dauroh Aimmah di Kairo

Laporan langsung dari Kairo, Mesir oleh Ust H.H. Ghufron Dardiri, M.Pd.

KAIRO/dn.com – Alhamdulillah kegiatan dauroh Aimmah di Al Azhar Asy- Syarif memasuki minggu ke empat dan program kegiatan tersebut sudah berjalan aktif dimulai dari jam 09.00-16.30 WK. Hanya masih ada beberapa materi (tarikh tasyri’, manahijul muhadditsin, al-balghoh fil Quran, dan masyakilud dakwah) belum pernah masuk karena pelaksanaannya pada waktu yang kurang menguntungkan.

"Insya Allah selama kegiatan kami berlima bisa mengikuti dengan maksimal, namun ada beberapa muhadir/tutor yang berbahasa arab amiyah, untuk memahaminya kami berusaha menanyakan pada teman-teman dari Aljazair dan Sudan yang memang bahasanya hampir sama" komentar dari Ust HM. Ghufron Dardiri, peserta Dauroh.

Kegiatan pagi sebelum pelaksanaan dauroh seperti biasa olah raga jalan pagi mengelilingi kampus Madinatul Buuts. Diberitakan bahwa yang paling rajin berolah raga adalah ust H. Muhsinin yang terbiasa jalan kaki. Kebiasaan beliau di Jakarta biasa dilalui dengan jalan kaki dari bintaro plaza manyusuri rel kereta api sampai pondok sebagai obat mujarab yang gratis. Demikian juga beliaulah orang yang paling doyan makanan Mesir(semua macam makanan Mesir dilahapnya kecuali ayam dan daging). Berbeda dengan teman-teman lainnya yang sampai sekarang masih harus dibantu dengan sambal pecel, sambal goreng, abon, dan masakan ala Indonesia yang selalu dikirim oleh anak buah ust Syarif Abadi (makan malam ala Indonesia).

Untuk mengisi hari libur(Jumat) pada tanggal 23 Mei kami berlima mengunjungi dan sholat Jumat di masjid Amr bin Ash(masjid pertama yang dibangun pada tahun 21 H/642 M. di Mesir dan Afrika). Untuk jalan ke tempat-tempat yang lain masih menunggu ujian mahasiswa Al Azhar berakhir yaitu tanggal 18 Juni 2008.
Salam dari anak-anak IKPDN untuk para asatidz dan ustadzat dan mohon doa mudah-mudahan dalam ujian diberi kemudahan dan kelancaran yang pada akhirnya kesuksesan dapat diraih.
Terima kasih