
Turki tak hanya punya Istanbul dan Ankara. Bursa juga menjadi destinasi favorit turis karena menyimpan banyak peninggalan sejarah Islam. Kota Bursa, Kawasan Industri Turki Terkemuka. Kota Bursa ini terletak di kawasan Kartal, bagian tepi Laut Marmara, tepatnya antara kota Meltepe dan Pendik. Daerah ini merupakan salah satu distrik Istanbul yang berada di benua Asia yang padat dengan penduduk.
Rombongan santriwati Darunnajah berkesempatan mengunjungi kota Bursa, yang merupakan salah satu kota tua di Turki yang memiliki peranan penting bagi sejarah Turki, sekaligus juga merupakan kota terbesar ke 4 setelah Istanbul, Ankara dan Izmir.
Bursa, adalah kota tempat Turki Usmani atau Ke-Khalifahan Usmaniyah berawal. Kota bursa memiliki sejarah panjang. Kota ini didirikan oleh Prusias, Raja Bythania pada tahun 230-192 SM. Oleh karena raja Bythnia menjadi orang yang pertama berkuasa, tidak heran jika kawasan ini disebut dengan Prusa, yang diambil dari nama sang raja selepas dari kekuasaan para penguasa Persia, Yunani, Romawi, dan Byzantium. Sebelum Konstantinopel direbut pada tahun 1453 masehi dibawah kepemimpinan Sultan Mehmet II atau Muhammad al-Fatih, Dinasti Usmaniyyah punya ibukota lain Bursa dan Edirne.

Posisi Bursa dalam sejarah dinasti ini sangat penting. Ia menjadi ibukota pertama setelah Orhan, putera Osman Gazi, sang pendiri dinasti merebutnya dari Kekaisaran Byzantium pada tahun 1326. Menjadikannya salah satu dinasti kekhalifahan Islam yang paling berpengaruh di tiga benua selama 6 abad lamanya. Rombongan juga mengunjungi Ulucami, The Grand Mosque of Bursa, adalah masjid tua yang berada di kota Bursa.