Out put pendidikan MTs dirasa masih rendah, ditandai antara lain dengan sebagian tenaga pendidiknya belum standar, dan kondisi bangunan fisiknya yang belum memadai. Setidaknya hal itulah yang melatarbelakangi diadakannya Orientasi Peningkatan Sarana Prasarana Madrasah Tsanawiyah oleh Kanwil Departemen Agama Propinsi Jawa Barat. Pertemuan berlokasi di hotel Telaga Sari Bandung, berlangsung selama 3 hari, 12 s.d 14 November 2007.
Hadir dalam pertemuan tingkat propinsi ini 100 orang yang mewakili seluruh kabupaten yang ada di Jawa Barat. Adalah Kepala MTs Darunnajah Cipining, Ustadz Jeje Juraemi, S.Ag. bersama dua rekan dari MTs lain mendapat kepercayaan untuk mewakili Kabupaten Bogor. Dalam forum dengan metode tutorial dan pratikum tersebut, dipaparkan beberapa materi, antara lain: Kebijakan Kepala Bidang Mapenda Islam Kamwil Depag Jawa Barat oleh Kepala Bidang Mapenda (H. E. Suparman, M.B.A.), Peningkatan Sarana Prasarana Madrasah Untuk Menunjang Proses Belajar Mengajar oleh Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat (Dr. H. Dadang Dally), Perencenaan Pembangunan pada Madrasah oleh Kasubbag PIK (Ismail Suroso, M.E.), Peningkatan Pembangunan Fisik pada Madrasah oleh Dinas Kimpraswil (Yuliardi Harja), dan Optimalisasi Sarana Prasarana Pendidikan di Madrasah oleh Kasie Sarana Bidang Mapenda.
Dengan pertemuan ini diharapkan sekolah/madrasah berani mengambil sikap tegas dalam mengatasi masalah-masalah yang berpotensi merendahkan kualitas pendidikan, juga agar selalu aktif dalam upaya meningkatkan sarana dan prasarananya. Dalam forum tersebut juga disampaikan hal-hal seputar Ujian Nasional, profesionalisme dan sertifikasi guru. “Cukup bagus, disamping untuk mengetahui standarisasi bangunan fisik madrasah, juga dapat bersilaturrahmi, bersilatulqolbi dan bersilatulfikri antarkepala madrasah se-Jawa Barat” demikian kesan Ustadz Jeje Jeraemi, S.Ag. yang sedang giat menggerakkan kebersihan di lingkungan MTs tersebut kepada WARDAN.