Kepala Biro SDM ‘Membaiat’ Pengurus Baru!

Ahad, 13/01/2013 Aula kampus 3 yang masih baru tampak lain dari biasanya. Backgound indah didominasi warna biru telur Bebek terpapang di bagian Barat. Sebelah kanan duduk dengan rapi para pengurus OSDC dan OSADC baru. Sebelah kiri tampak duduk dengan khidmat para pengurus Koordinator.

Di tengah lurus dengan back ground di barisan kursi sofa ada kepala Biro Pengasuhan, Kepala Biro SDM yang notabene juga kepala Biro IT serta Koordinator Bimbingan dan Konseling (BK), Mabikori, ustadz Saeful Hadi Scada, S.Pd.I,M.T, Pengawas Pendidikan, Ustadz drs. Abdul Rasyid Sholeh dan ustadz Jeje Juraemi, S.Ag dan Kepala Biro Pendidikan, ustadz Faruq Abshari, S.Pd.I

Di bagian belakang sebelah kanan terdapat barisan asaatidz, bagian belakang sebelah kiri terdapat mantan pengurus osdc dan koordinator masa bhakti 2012-2013. Adapaun anggota OSDC dan andika gudep depan 03.001 tampak full di masjid yang tepat di sebelah kiri aula dan sebagian math’am/ruang makan di sebelah kanan aula.

Pukul 09.00 wib rangkaian Pelantikan dibuka . Setelah pembacaan kalam Ilahi, semua hadirin berdiri untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya, Himne Oh Pndokku, Mars Darunnajah dan Himne Satya Dharma Pramuka. Berikutnya pembacaan Laporan Pertanggungjawaban Umum dari ketua OSDC, OSTAQ, OSADC, dan Koordinator masa bhakti 2012-2013. Dengan diiringi applaus yang membahana, semua hadirin dapat menerima LPJ tersebut.

Usai pembacaan LPJ para ketua yang cukup menyita waktu, agenda dilanjutkan dengan pelantikan para pengurus OSDC, OSADC dan Koordinator masa bhakti 2013-2014. Secara teknis, nama-nama 168 santri kelas 5 TMI/XI MA&SMK dan 4 TMI/X MA&SMK dibacakan satu persatu oleh ketua terpilh beserta bagian yang diembannya dan asal daerah mereka.

Kemudian mereka berdiri dengan tegap di depan back ground. Adapun kepala Biro SDM ust. Musthafa Zahir Jamhari, Lc., S.Pd.I berdiri di mimbar sebelah kanan mereka. Putra kedua KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc ini mewakili pimpinan pesantren untuk melantik mereka dengan mengajukan beberapa pertanyaan terkait kesiapan mereka menjadi pengurus Organisasi santri  yang  dijawab  “SIAP” dengan kompak. Selanjutnya mereka berjanji untuk melaksanakan amanah dan tanggungjawab nan berat namun mulia itu dengan baik.

Selanjutnya para pengurus baru tersebut mendapatkan ucapan selamat berjuang dari asaatidz dan pengurus lama. Tampak rona wajah para pengurus baru full power dengan berpakaian hitam-putih untuk pengurus OSDC dan OSADC, dan seragam Pramuka lengkap untuk para pengurus Koordinator. Dilanjutkan dengan sambutan dari para ketua terpilih yang pada umumnya mereka menyampaikan ucapan terima-kasih atas diberikannya kesempatan belajar memimpin serta mohon do’a dan dukungan agar kiranya mampu lebih baik di masa kemepimpinan mereka. Dan disempurnakan dengan serah terima Amanah Keorganisasian dari para ketua lama kepada para ketua baru yang ditandai dengan penandatanganan ‘Dokumen Serah-Terima’.

Dalam sesi evaluasi, tampil kepala Biro Pengasuhan Santri, ustadz Ahmad Rosikhin Wasyraf, S.Pd.I menyampaikan beberpa point. Beliau awali dengan ucapan terima-kasih kepada para pengurus lama yang telah berupaya melakukan amanah organisasi dengan maksimal. Selanjutnya alumni perdana TMI Darunnajah Cipining tahun 1994 asal Tegal tersebut menekankan bahwa rangkaian kegiatan pergantian pengurus organisasi (Pemilihan ketua, LPJ, Pelantikan, Musyawarah Kerja, Sosialisai Program Kerja dan  LDK-red) adalah wahana pembelajaran Leadership.

Masih dalam sambutan evaluasi, suami ustadzah Luthfiyah, S.Pd.I ini juga menyampaiakn ucapan selamat berjuang bagi pengurus baru. “Hendaknya kalian banyak berkonsultasi kepada para pembimbing dari asaatidz. Ini saatnya untuk merelisasikan janji, visi dan misi yang telah disampaikan dalam pemilihan kemarin. Jangan Nato alias No Action Talk Only!” tegas kakak kandung ustadz Fathul Mu’min Wasyaraf, S.Pd.I mantap.

Tidak lupa ustadz Abu Urfa juga mengoreksi dan mengevaluasi beberapa point kesalahan dalam rangkaian pelantikan tersebut untuk dijadikan ibrah bagi panitia mendatang. Agenda ini kemudian diakhiri dengan do’a yang dipimpin oleh ustadz Muhlisin Ibnu Muhtarom, S.H.I dan dilanjutkan dengan sholat Dhuhur berjama’ah di Masjid Jami. Selamat Berjuang! (WARDAN/Abu Ezzat El Wazira).