Kenangan Jam Per Jam Tak Terlupakan
Menu

Kenangan Jam Per Jam Tak Terlupakan

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

CATATAN PERJALANAN RIHLAH MUNADZOMAH OSDC & PRAMUKA PUTRI
05-10 APRIL 2016
Selasa, 05 April 2016
Pukul 05.15
Selepas sholat shubuh berjamaa’h, kami berangkat dengan bus pariwisata dan diawali panduan do’a dari pembimbing kami yaitu Ust. Asnawi Sihabudin dan Ust. Syaiful Bahri kemudian di lanjut dengan pembacaan al-ma’tsurat dan beberapa surat pilihan untuk memperlancar perjalanan kami.
Suasana saat perjalanan terbilang ramai lancar, singga siang beranjak sore, dan mengakhiri keletihan di rest area untuk melaksanakan sholat dan makan.
Pukul 19.40
Alhamdulillah tiba di lokasi Pondok Pesantren Darul Amanah, kami di sambut oleh seluruh santri dimana letak kedatangan kami di pintu utama dan dilanjutkan penyambutan oleh santriwati yang ramah tamah dan mengantarkan ke tempat singgah sementara.
Pukul 20.00
Makan malam yang disediakan secara prasmanan bertemakan menu ayam bakar dan saus kecap.
Dilanjutkan dengan pertemuan bersama Bapak Pimpinan dan seluruh jajaran pengurus OSDA. Namun, dikarenakan adanya keterlambatan dari rombongan bus 2, maka dialihkan keesokan paginya.
Pukul 22.00
Hingga lelah menghampiri dan melanjutkan untuk istirahat.
Rabu, 06 April 2016
Pukul 05.00
Shalat shubuh telah berlangsung, dilanjutkan dengan observasi untuk lebih mengetahui kegiatan dan keadaan di Pondok Pesantren Darul Amanah. Dari kejauhan terdapat barisan yang kompak membentuk halaqoh untuk muhadatsah pagi dilanjutkan dengan bel yang berbunyi dan membentuk formasi senam secara bersamaan dan diakhiri tanziful a’m. kemudian dilanjutkan dengan agenda kami dengan melihat kantor-kantor bagian, baik kantor OSDA maupun koordinator.
Pukul 07.00
Sarapan pagi dengan menu telur dengan citarasa khas Jawa Tengah, untuk mengawali semangat pagi kami, peserta rihlah.
Pukul 08.00
Kami dipersilahkan untuk masuk ke dalam aula, di iringi dengan rekaman tentang sejarah berdirinya Pondok Pesantren Darul Amanah beserta seluruh agenda kegiatan di Pondok tersebut. Dilanjutkan dengan sambutan oleh Bapak Pimpinan Pondok Pesantren Darul amanah yaitu KH. Mas’ud yang banyak bercerita tentang sahabat karib terdekat nya yaitu KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc dan menjelaskan terbentuknya Pondok Darul Amanah berawal dari tanah wakaf dari H.Sulaiman seluas 6 ha yang lama kelamaan berkembang sampai 2015 ini. Luas Darul Amanah ini 10 ha serta menerangkan bahwa Darul Amanah adalah Filial ke-10 dari Darunnajah yang memiliki 28 Filial, dan Ponpes Darul Amanah sekarang memiliki santri sejumlah 1918 orang .Diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan dan perfotoan yang setelah itu kami melanjutkan perjalanan untuk silaturrahmi ke Pondok Tahfidz Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta.

Pukul 16.45 Tiba dilokasi (Pondok Pesantren Al- Munawwir, Krapyak)
Kami disambut dengan penampilan tarian kun anta, dari adik- adik penghafal al- quran yang dapat melepas keletihan selama diperjalanan ditambah dengan suguhan pudding yg disediakan, disambung dengan sambutan dari perwakilan bapak pengasuh yaitu, ustad ahmad.Sebagai acara sambutan kita,
Dijeda dengan datangnya waktu shalat dan makan secara bersama, setelah itu pengenalan lebih lanjut mengenai pondok tahfidz ini, dengan pondok yang terkenal akan terbitan Kamus Al-Munawwir.
Pondok Tahfidz yang kita kunjungi salah satu pondok dari terbangunnya 17 lokasi pondok, dimana Ma’had terdapat komplek A (Untuk kawasan putra), Komplek B, Komplek C, hingga komplek Q (Khusus untuk kampus putri). Keterkesanan kami dapatkan ketika argument salah satu mahasiswi, sebagaimana mereka yang menyandang status anak kuliahan, tidak lupa untuk menyentuh dan menghafal mushaf Al- Quran, untuk tiap saatnya. Kembali dengan waktu yg memisahkan dimana kita harus melanjutkan perjalanan sebagaimana yg tertera pada agenda.
Pukul 01.00 Tiba dilokasi (Pondok pesantren Gontor 1 Mantingan)
Hanya sekejap terlelap ditengah perjalanan, dikarenakan jarak yang tidak begitu jauh untuk menempuh pondok Gontor 1 mantingan ini. Kagum dan takjub tiada sangka kami dapat menginjakkan kaki didepan area yang berdiri kokoh dan tataan yang rapih, Kami disambut oleh ustadzah dan pengurus bagian penerimaan tamu yang ramah juga dengan bahasa arab yang baik, mempersilahkan kami untuk singgah diruang penginapan, sambil beistirahat sejenak menunggu adzan subuh berkumandang.
Pukul 05.30
Kami bersiap- siap untuk mandi, melaksanakan shalat subuh dan dilanjutkan dengan sarapan pagi dengan ayam goreng capcay, dengan pelengkap buah pisang yang menjadikan senyum semangat dipagi hari
Pukul 08.00

Kami dipersilahkan masuk kedalam aula dan langsung disambut dengan rekaman tentang sejarah berdirinya gontor, trimuti, panca jiwa, panca bina, dan semua sector pendukung kesuksesan pondok modern ini. Dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh guru dibidang studi yaitu ustd Wahyudi yang banyak bercerita tentang motto dan cita- cita pondok ini, dengan kehebatan yang mampu menampung 4000 jiwa santriwati dengan standar dua bahasa (Arab dan Inggris) juga disiplin yang kuat dalam semua aspek kegiatan, SubhanaAllah.
Selanjutnya sesi yang kami tunggu- tunggu datang, sesi Ta’aruf antar pengurus OPPM (Organisasi pelajar Pondok Moderen) dan OSDC (Organisasi santriwati darunnjah cipining) dengan kata penghantar bahasa arab yang fasih.
Pukul 10.00
Kami diperkenalkan dengan bangunan- bangunan yang tertata menjulang keatas, dan hampir seluruh exkul dipondok ini tersedia dan maju. Diawali dengan kebersihan, ketertiban, kedisiplinan. Semua terbentuk dari gerakan seluruh pengurus dan ustadzah disana yang begitu aktif, ditambah dengan sistem organisasi yang teratur secara rapih dan berlapis. Masing- masing dari kami berta’aruf antar bagian agar dapat bertanya dan shering lebih intens terkait bagian tersebut.
Pukul11.50
Penampilan JMK (Jamiatul Khitobah) atau sering kita sebut IMDA (Ikatan Mubaligh Darunnajah), Teman kami juga tidak mau kalh saingnya dengan adik- adik JMK, dan mengeluarkan jurus berpidato dengan gaya yang berfariasi, yaitu pembawaan dari Salsabila Meiylia dengan bahas penghantar Arab, Acyntya Pararsa dengan bahasa penghantar Inggris, dan Tiara monica dengan bahas penghantar Indonesia.
Pukul 14.00
Setelah beristirahat, kami melihat Acara DG (Duta Gudep), dengan bertemakan PRINCESS, sekaligus dengan penutupan agenda / kegiatan, karena akan diadakannya Ujian Darsul Masa menjelang ujian akhir semester terdekat ini.
Pukul 20.20
Kami melanjutkan agenda yang telah tersusun, setelah berlangsungnya waktu Ishoma.
Dihantarkannya kami ke Aula pertemuan dan disuguhkan dengan Video DA (Drama Arena), dimana acara tersebut rutinitas untuk kelas 5 KMI disana.
Pukul 22.00
Melepas kelelahan dengan beristirahat, dan menyiapkan energi untuk kegiatan keesokan harinya.
Jumat, 08 April 2016

Pukul 05.30
Bersiap- siap untuk mandi dan shalat subuh secara berjamaah, dilanjutkan untuk sarapan pagi, menjelang observasi ke Gontor putri 3.
Pukul 09.15
Dikarenakan dekatnya jarak Gontor 1 dengan Gontor putri 3, kami hanya memerlukan waktu 15 menit untuk tiba dilokasi Gontor putri 3.
Pukul09.30
Pertemuan dengan bapak pengasuhan Gontor putri 3 dengan sedikit penjelasn sejarah mengenai gontor putri 3.
Pukul 10.00
Dilanjutkan dengan Observasi dengan pengurus OPPM Gontor putri 3, diiringi dengan sesi tanya jawab secara santai antar bagian nmasing- masing.
Pukul12.00
Perjalanan kembali menuju Gontor 1 mantingan, dengan membawa kesan- kesan yang menarik dan pastinya pengalaman yang bermanfaat.
Pukul14.00
Setelah istirahat berlangsung, kami melanjutkan untuk kegiatan Observasi ke tempat non tata usaha pondok seperti, Annisa Bakery, Taylor annisa, Mie ayam, dan kelolahan Out Bond.
Pukul 15.30
Selepas shalat ashar, kami melangsungkan dengan Pertandingan persahabatan antara OPPM dan OSDC, dengan penuh semangat kemenangan ditangan kami, layaknya api yang berkobar.
Pukul 20.30
Sesi Peerpisahan, Penyerahan cinderamatadan berpamitan dengan ustadzah beserta seluruh jajaran pengurus OPPM. Diwarnai dengan penuh haru membiru bagi kami selaku peserta Rihlah munadzomah.
Pukul 21.00
Kembali ke tempat singgah untuk beristirahat, dan mempersiapkan energi untuk keesokan harinya.

Sabtu, 09 April 2016
Pukul 06.30
Selepas sarapan pagi, bebenah akan tempat singgah, dan barang bawaan kami semua, dengan keadaan berat hati kami meninggalkan pondok ini yang memberikan banyak pengalaman dan pelajaran yang mengesankan..
Dan melanjutkan dengan agenda berwisata bersama, dengan awal tujuan kami ke- Telaga SARANGAN.
Selama perjalanan tak ada habisnya mata memandang akan kehijauan pemandangan yang indah,dan jalanan yang curam karena kedalaman jurang.
Pukul 10.00
Tiba ditempat yang kita tuju, Telaga sarangan, yang lokasinya begitu jauh dan tinggi. tepatnya diatas pegunungan yang indah.Disana banyak keindahan yang kami dapatkan, dan dapat menyejukan fikiran kami. Pokonya kalian Harus coba kesini, OK?? Dijamin Gak bakalan NYESEL!!!
Pukul16.00
Kami melanjutkan Perjalanan kami, pastinya sesudah melaksanakan kewajiban kami, yaitu shalat.
Dan tiba ditempat tujuan kami yang ke-2, siapa yang tidak menenal Pusat keaneka Ragaman Batik, Yaps.. Pasar Benteng Solo, yang bertepatan sekali denga adanya acara Festival Kuliner seluruh makanan, baik dari dalam negri maupun dari negri tetangga.
Pukul 17.30
Setelah Buah tangan siapa kami borong, pastinya peserta rihlah masih ingin berburu oleh- oleh lainnya, dan melanjutkan perjalanan untuk ke tempat pariwisata Bandung, kota parahiyangan.
Minggu 10 April 2016
Pukul08.30
Setibanya kami di tempat Pariwisata Bandung, tepatnya di Cibaduyut, dan lagi- lagi membawa banyak oleh-oleh khas cibaduyut, dilanjutkan dengan sekedar berkuliner dengan kantong yang pas- pasan tetapi hati tetp senang.
Pukul 11.00
Perjalanan pulang menuju Darunnajah 2. Tak sabar ingin melepas lelah dan berbagi pengalaman menarik ke seluruh masyarakat Darunnajah 2.
Pukul 19.00
Tiba di Darunnajah 2 tanpa kurang apapun dengan membawa oleh-oleh. Pengalaman dan ilmu baru yang tidak sabar untuk di konsultasikan ke pembimbing dan di terapkan di Darunnajah 2. Semoga apa yang kita lihat dan rasakan itu semua bagian dari pendidikan. Dan semoga dengan adanya rihlah ini dapat menjadi acuan adik-adik setelah kami agar lebih baik. (Wardan/Mr. MiM).

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Tiga Tanda Kebahagian Seorang Muslim

Tidak ada satupun manusia di dunia ini kecuali dia sedang mencari dan mengharapkan suatu kebahagian, yaitu: “Kebahagiaan di dunia yang fana dan terlebih lagi kebahagian