Setelah ujian lisan, maka agenda berikutnya adalah ujian tulis. Ujian yang diikuti oleh 1.088 santri putra dan 994 santri putri ini dimulai pada hari Sabtu, 6 Desember 2014. Dimulai dengan Pembukaan secara seremonial Upacara, seluruh santri memenuhi lapangan futsal kampus 1 berseragam putih-putih. Mendengarkan arahan-arahan dari Pembina Upacara dan Pengumuman-pengumuman dari Panitia Pelaksanaan Ujian Semester Ganjil.

Adapun lokasi yang dijadikan tempat ujian adalah Kampus 1 (untuk santri asrama Putri), Kampus 3 (Untuk Santri Asrama Putra) dan Kampus baru yang berada di Cikarang (untuk santri yang tidak berasrama). Untuk kampus 2 yang biasa digunakan santri SMK, kali ini tidak digunakan karena sedang dalam proses rehabilitasi bangunan. Dalam satu hari, Jam Ujian dibagi menjadi tiga, jam pertama dimulai pada Pkl 07.00-08.30, jam kedua dimulai pada Jam 08.50-10.20 dan Jam terakhir mulai pada Jam 10.40-12.10 (Dzuhur).

Di hari Pertama, setelah Upacara, Materi yang di ujikan untuk santri MTs dan MA Asrama dan Nonasrama adalah Mahfudzat, Nahwu dan Mutholaah. Sebagaimana arahan dari Panitia Pelaksana, bahwa seluruh peserta wajib mentaati Tata-Tertib Ujian, diantaranya adalah peserta wajib membawa kartu peserta. Dan kartu Peserta ini bisa didapatkan salah satunya jika sudah menyelesaikan Program Ibadah Amaliyah; Hafalan Doa, Surat-surat dan Praktek Ibadah (yang dibimbing oleh wali kelas).

Untuk meminimalisir terjadinya ketidak-jujuran (mencontek) di kelas saat ujian, maka panitia ujian melakuka diantaranya adalah; menempatkan rata-rata dua orang pengawas pada setiap ruang ujian, mencampurkan peserta ujian dalam satu local dengan kelas lain, sehingga teman satu meja bukan teman satu kelas, termasuk membalikkan posisi meja agar posisi laci ada didepan merupakan upaya agar santri percaya diri dengan apa yang dikerjakannya.

Ujian tulis dilaksanakan selama kurang lebih dua minggu berturut-turut, mulai dari hari Sabtu 6 Desember 2014 sampai Kamis 18 Desember 2014. Dengan jadwal masing-masing berbeda setiap kelasnya. Peserta yang berhalangan untuk ikuti ujian, bisa menyusul di hari lain dan Panitia sebagai pelaksana langsung, sebelum Raport Semester ganjil di bagikan. [WARDAN/@abuadara]