
Pada hari Selasa, 22 Oktober 2024. Siswa kelas 6 SD Islam Darunnajah melaksanakan kegiatan fieldtrip ke Setu Babakan, sebuah kawasan cagar budaya yang menjadi pusat pelestarian kebudayaan Betawi.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar di luar kelas tetapi juga memperkenalkan siswa pada kearifan lokal dan kekayaan budaya yang menjadi identitas asli masyarakat Jakarta.
Setibanya di Setu Babakan, para siswa disambut dengan pemandangan alam yang asri serta suasana khas Betawi yang kental. Mereka diajak berkeliling dan mengenal lebih jauh tentang kehidupan tradisional masyarakat Betawi.
Pemandu wisata menjelaskan secara rinci mengenai berbagai rumah adat Betawi yang dipajang di kawasan cagar budaya ini.
Mereka juga mengelilingi museum betawi yang di dalam nya memiliki berbagai koleksi karya seni, seperti lukisan, benda-benda antik, dan hasil produk budaya Betawi lainnya.

Mengelilingi Museum Betawi
Salah satu momen yang sangat dinantikan oleh para siswa adalah penampilan tari khas Betawi, mereka di ajak oleh penari untuk mengikuti gerakan tari khas Betawi tersebut.
Selain kegiatan seni, siswa juga dikenalkan dengan kuliner khas Betawi. Mereka belajar membuat es selendang mayang dan kue kembang goyang, salah satu makanan ikon yang identik dengan kebudayaan Betawi.

Pembuatan Es Selendang Mayang
Guru-guru yang mendampingi juga memberikan panduan tambahan terkait kaitan pelajaran di sekolah dengan kegiatan yang mereka lakukan selama di Setu Babakan, membantu siswa untuk menghubungkan antara ilmu pengetahuan dan praktik budaya sehari-hari.
Fieldtrip ke Setu Babakan memberikan pengalaman belajar yang berkesan bagi siswa kelas 6 SD Islam Darunnajah.
Mereka pulang dengan membawa cerita dan kenangan berharga, serta pemahaman yang lebih mendalam tentang betapa kayanya budaya Indonesia.
Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap budaya Indonesia sejak usia dini, serta mendorong mereka untuk ikut melestarikan warisan budaya bangsa di masa depan.






