Tulisan ini adalah transkrip dari ceramah yang disampaikan oleh KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc di Pondok Pesantren Darunnajah Cipining Bogor Jawa Barat. Dengan tema “Kabar Gembira: Allah Menginginkan Kebaikan Untukmu”
Marilah kita bersyukur kepada Allah Swt. Karena anak-anak dipilih oleh Allah Swt. sebagai pilihan Allah, sebagai anak yang unggul. Karena jelas bahwa anak-anak ini berbeda dengan anak-anak yang ada di lingkungan masing-masing. Ciri-ciri keunggulannya apa kalau anak ini adalah pilihan Allah / anak unggulan? Rasulullah pernah menyatakan bahwa orang yang unggul, orang yang di dalam hidupnya akan mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat, itu ada cirinya. Dan pada diri kamu itu terdapat cirinya. Rasulullah Saw. menyatakan cirinya adalah,
من يرد الله به خيرا يفقهه في الدين
Orang yang Allah kehendaki menjadi orang yang baik maka akan Allah jadikan orang tersebut ahli agama Islam.
Baik rizkinya, baik ilmunya, baik segala-galanya. Punya rumah, rumah yang baik. Punya kedudukan, kedudukan yang baik. Punya segala sesuatunya baik, tenang, tentram, baik semuanya. Orang yang nantinya akan diciptakan oleh Allah Swt. menjadi orang yang baik di dalam kehidupan, baik kehidupan duniawi maupun kehidupan ukhrawi, Allah menjadikan orang tersebut mau mendalami pelajaran agama, mau mempelajari ajaran-ajaran agama Islam. Kamu adalah termasuk orang yang mempunyai indikator itu.
Jadi kamu adalah termasuk anak-anak pilihan. Kamu adalah orang yang mau mempelajari agama. Orang yang mau mempelajari agama, yang mau mendalami masalah agama, itu tandanya dia nantinya oleh Allah akan dijadikan sebagai orang yang baik-baik.
Yang menyatakan itu adalah Rasulullah. Rasulullah mempunyai sifat shidiq, amanah, tabligh, dan fathanah. Apa artinya shidiq? Jujur, tidak mungkin berbohong. Ma’shum, Rasulullah terpelihara dari kata-kata bohong. Kalau Rasulullah mengatakan bahwa tanda orang baik itu yaitu orang itu dijadikan senang mempelajari agama Islam, maka kita bersyukur bahwa kita termasuk orang yang dipilih. Maka kamu patut bersyukur kepada Allah Swt. karena kamu dipilih sebagai orang yang baik.
Keunggulan kamu antara lain; nanti di hari Kiamat semua manusia sejak zaman Nabi Adam sampai nanti hari Kiamat akan dibangkitkan. Termasuk kamu juga nanti akan mati dan dibangkitkan lagi. Pada saat itu tidak ada lagi pepohonan. Sudah tidak ada lagi air. Sudah tidak ada lagi yang dulu dilihat di dunia yang hijau. Yang ada hanyalah matahari yang dekat dan panasnya bukan main. Semua orang memerlukan tempat berteduh.
Ada tempat berteduh, tapi tidak boleh ke situ. Hanya orang-orang tertentu saja yang boleh. Untuk siapa itu? Ternyata orang tertentu yang boleh ke situ, yang bisa mendapatkan tempat berteduh itu, adalah orang-orang yang tumbuh dalam beribadah kepada Allah Swt. Orang-orang yang di dalam pertumbuhannya, perkembangan umurnya, dalam situasi ibadah kepada Allah Swt.
Syarat kamu mendapatkan perlindungan nanti adalah tumbuh dalam suasana ibadah. Di pesantren ini kamu mempelajari pelajaran-pelajaran tentang ibadah. Kamu juga melaksanakan itu. Berarti kamu termasuk orang yang nanti bisa berteduh di tempat itu. Maka kamu harus berusaha tingkatkan. Kamu adalah orang pilihan. Kamu harus bersyukur. Dengan harapan kamu nantinya betul-betul akan menjadi orang yang bahagia di dunia maupun akhirat.
Tulisan ini adalah transkrip dari ceramah yang disampaikan oleh KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc di Pondok Pesantren Darunnajah Cipining Bogor Jawa Barat. Dengan tema “Kabar Gembira: Allah Menginginkan Kebaikan Untukmu”