[Jurus Jitu Halal] Sukses 99,99% Ujian Sekolah Tanpa Kecewa Sedikitpun

[ Jurus Jitu Halal ] Sukses 99,99% Ujian Sekolah

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Sukses dalam segala hal pasti sangat didambakan oleh seluruh umat manusia. Tak luput para pelajar yang ingin meraih kesuksesan mereka dalam sekolahnya,terutama ujian. Jurus Jitu nan Halal pasti sangat didambakan oleh para pelajar dalam meraih kesuksesan ujian mereka.

[Jurus Jitu Halal] Sukses 99,99% Ujian Sekolah
[ Jurus Jitu Halal ] Sukses 99,99% Ujian Sekolah
Terkadang ujian menjadi momok yang sangat mengerikan bagi sebagian siswa di sekolah, apalagi siswa yang sering bolos ketika masuk kelas. Ketika ujian menginjak h-7 siswa mulai merasakan gejala-gejala Exam Syndrom, seperti panas dingin disekujur tubuh, dilanjutkan dengan kepala cenat-cenut tidak karuan, sampai kejang-kejang ketika mendengar kata ujian. hehehe

Untuk itu, pada kesempatan ini kita akan membahas banyak hal yang berkaitan dengan Jurus Jitu Halal Sukses 99,99% Ujian Sekolah.

“Apa Itu Ujian Sekolah?”

Pertama kita akan berkenalan dengan sosok Ujian terlebih dahulu.

Ujian merupakan cara terbatas untuk mengukur kemampuan seseorang. Pelaksanaan dimaksudkan untuk mengukur pengetahuan seseorang atau peserta didik. Ujian juga sebagai alat evaluasi untuk mengetahui seberapa jauh pengetahuan sudah dikuasai dan keterampilan sudah diperoleh. Ujian dapat mendorong seseorang dalam kegiatan pembelajaran baik secara wawasan maupun pengetahuan lainnya.

Nah, sekarang kalian sudah mengerti kan apa dan untuk apa ujian itu diadakan…

Banyak hal yang dapat kita peroleh dari ujian, karena ujian itu penting…

“Hanya orang penting yang mengetahui kepentingan”

“Apa Saja Yang Harus Kita Siapkan?”

Pasti kita juga sering bertanya-tanya mengenai hal-hal yang harus kita siapkan dalam menghadapi ujian.

Lantas, apa saja yang harus kita persiapkan???

1. MINDSET SUKSES JUARA

Mindset atau yang lebih kita kenal dengan Pola Pikir sangat mempengaruhi jalan hidup kita. Jika seseorang memiliki Pola Pikir atau Mindset yang negative atau buruk, maka dia akan selalu berjumpa dengan segala sesuatu yang buruk dihadapnnya walaupun itu baik dan manis menurut orang lain. Namun sebaliknya, jika kita memilki Pola Pikir atau Mindset yang positif dan berpikiran jernih, sesulit apapun masalah yang datang silih berganti menerpa relung hati yang mudah terombang-ambing ini, maka kita akan menghadapinya dengan sabar dan senyum penuh tawakkal kepada Allah dengan terus berusaha semaksimal kemampuan yang kita miliki.

“Sebesar apapun masalah yang Kita miliki, Ingatlah bahwa lebih besar dan Maha Besar atas segala sesuatu”

2. OPTIMIS DALAM MENJALANKANNYA

Emang perlu ya Optimis itu…?

Tentu.. dan sangat sangat sangat di perlukan…

Optimisme adalah paham keyakinan atas segala sesuatu dari segi yang baik dan menyenangkan dan sikap selalu memiliki harapan baik dalam segala hal.

Jikalau dalam kehidupan didunia yang fana ini penuh dengan manusia-manusia yang berkepribadian pesimis, dan tidak yakin dalam menghapai kenyataan yang sangat menyakitkan, ditambah enggan berusaha untuk mendapatkan hasil yang maksimal karena keputus asaan yang tidak berujung menyelimuti jasmani dan ruhaninya. Maka sudah dapat dipastikan, masa depan dan cita-cita hanya menjadi sebuah angan kosong yang tidak mungkin dicapai oleh tangan-tangan penuh dosa umat ini.

Namun, seperti yang telah kita sama-sama saksikan perkembangan dalam hidup ini terus, terus dan terus berlanjut hingga Allah-lah yang akan menentukan akhirnya. Pada mulanya energi listrik hanya menjadi khayalan oleh masyarakat terdahulu. Namun, karena rasa optimis dan rasa ingin tahu manusia akhirnya energi ini banyak sekali kita jumpai dimana-mana, bahkan menjadi energi yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia.


Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman dalam Q.S [Az-Zumar (39) : 53]

قُلْ يَٰعِبَادِىَ ٱلَّذِينَ أَسْرَفُوا۟ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا۟ مِن رَّحْمَةِ ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يَغْفِرُ ٱلذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ

Yang artinya:

“Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa seluruhnya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”


3. JURUS DISIPLIN DALAM BELAJAR

Setelah kita mengetahui dan meningkatkan potensi dalam diri kita secara psikologis, sekarang kita akan menginjak ranah Action yang harus kita lakukan.

Memahami apa dan untuk apa ujian itu lebih penting dari ujian itu sendiri. Hal tersebut dapat menjadikan diri kita  lebih mendisplinkan dalam menghadapinya, terutama belajar. Disiplin dalam belajar memiliki banyak contohnya.

Pertama, yang akan kita uraikan disini diambil dari Mahfudzot atau        Peribahasa Arab.

خَيْرُ جَلِيْسٍ فِي الزَّمَانِ كِتَابٌ

Artinya: “Sebaik-baik teman duduk adalah buku”

Dari kutipan diatas kita dapat mengambil banyak pelajaran yang sangat berharga.

Sebagai contoh, Membawa buku ke manapun kita melangkah, kita dapat menjadikan segala waktu kosong kita sebagai waktu belajar yang efektif.

Ketika kita sedang megantri di halte bus yang sangat ramai dan kita tahu itu akan memakan waktu yang sangat lama. Buku dapat mengisi kekosongan itu. Walaupun hanya 5 atau 10 menit waktu untuk membaca pada kesempatan itu, dan hanya mendapatkan beberapa lembar saja, jika kita lakukan secara berkala dan terus menerus (istiqomah). Insyallah hasil yang kita dapatkan tidak akan sia-sia jika kita lakukan dengan sungguh-sungguh dank arena Allah.

“Tidak ada perbuatan baik yang sia-sia jika dikerjakan atas nama Allah”

 Kedua, Memiliki jadwal khusus belajar atau membaca buku.

Cara seperti ini dapat sangat menolong dalam penguasaan materi pelajaran, karena waktu yang telah ditentukan akan membuat kita focus dan tidak memikirkan hal-hal lainnya yang dapat mengganggu. Seperti halnya shalat 5 waktu, yang mana harus kita penuhi kewajiban dan panggilannya.

Ketiga, FOKUS.

Fokus dalam belajar juga sangat mempengaruhi hasil dari membaca kita.

10 menit belajar dengan focus lebih baik dari 10 jam belajar dengan tidak focus atau bercanda.

Keempat, Berdoa sebelum dan setelah belajar.

Semua yang ada di dunia nan fana ini adalah milik Allah Jalla Wa ‘Ala, termasuk ilmu yang ada pada diri kita dan ilmu yang kita miliki. Karena ilmu bukanlah milik manusia, melainkan hanya pemberian dari Yang Maha Memiliki.


Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman dalam Q.S [Al Isra (17): 85]

وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الرُّوحِ ۖ قُلِ الرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّي وَمَا أُوتِيتُمْ مِنَ الْعِلْمِ إِلَّا قَلِيلًا 

Yang artinya :

Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh, Katakanlah “ Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”


4. TAWAKKAL DAN TETAP BERUSAHA

Segala sesuatu bersal dari Allah dan kembali hanya kepada-Nya. Jadi sudah selayaknya dan seharusnya kita sebagai makhluk ciptaan-Nya melakukan segala aktfitas dan usaha hanya untuk menggapai Ridho-Nya. Jika kita melakukan suatu hal yang baik namun tidak diridhoi-Nya, itu akan menjadi hal yang sia-sia, kita akan hanya mendapatkan keuntungannya di dunia namun sangat merugi di akhirat.

“Ujian Untuk Belajar BUKAN Belajar Untuk Ujian”

Maksudnya, janganlah kita menjadikan ujian sebagai tujuan dari belajar yang kita usahakan dengan sungguh-sungguh. Ujian hanya sebagai alat, ingat “ALAT” untuk mengetahui dan mengukur ilmu serta kemampuan yang telah kita peroleh.

Terus Gimana Kalau Gagal …???”

Kita juga telah memahami bebrsama bahwa hidup itu adalah pilihan. Dan yang namanya pilihan pasti lebih dari satu dan bermacam-macam.

Sebagai Contoh:

Sukses Gagal
Mudah Sulit
Kaya Miskin
Sehat Sakit

“Jadi, kalau tidak ada yang namanya gagal, tidak ada sukses.”

Tapi, kita harus memperjuangkan kesuksesan tersebut. Karena Allah Yang Maha Mengetahui tidak membebani seorang hamba suatu masalah melainkan dia sanggup untuk memikul dan menyelesaikannya.

“Ujiannya Santri Darunnajah”

Membicarakan masalah Ujian dan Belajar jadi teringat.., tak lama lagi santri Pondok Pesantren Darunnajah akan menghadapi Ujian Awal Tahun, yang Insyallah akan dimulai tanggal 29 November 2017.

Santri memiliki ribuan jurus dan trik yang unik dalam menghadapi ujian. Setiap individu memiliki cara yang lain dengan individu lainnya.

Kami segenap keluarga besar Darunnajah berharap agar saudara-saudara sekalian para pembaca yang setia, berkenan mendoakan santri-santri kami agar diberi kemudahan dalam melaksanakan ujiannya dan kesuksesan dari hasilnya, serta  mendapatkan yang terbaik dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Amiin…

Tonton video dibawah ini juga yuk..

https://www.youtube.com/watch?v=_yYma5YSdps

BACA JUGA


Baiklah, mungkin hanya ini yang dapat kami sampaikan.

Terimakasih sudah berkunjung ke website kami : www.darunnajah.com

Sincerely : Muhammad Zuhdy M – Admin


 

 

 

 

 

 

 

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
TK Darunnajah Jakarta

Pentingnya Ilmu

Ilmu adalah cahaya yang menyinari disaat gelap menerpa. begitu pentingnya ilmu sampai ungkapan sahabat yang mengatakan ” JIka kamu menginginkan kebahagian dunia tuntulah ilmu, jika