Junnatun: Perisai Tak Kasat Mata dalam Kehidupan Seorang Muslim Junnatun: Perisai Tak Kasat Mata dalam Kehidupan Seorang Muslim

Junnatun: Perisai Tak Kasat Mata dalam Kehidupan Seorang Muslim

Puasa di bulan Ramadhan bukanlah puasa yang biasa, namun merupakan puasa yang istimewa, dimana Allah sendiri yang akan langsung memberikan pahala bagi siapa pun yang mengerjakannya. Selain itu, Rasulullah ﷺ juga mengatakan bahwa puasa yang kita lakukan akan melahirkan satu hal yang tidak ada di ibadah lainnya, yaitu “junnatun.” Dalam sebuah hadits shahih riwayat Bukhari no. 1894 , Muslim no. 1151, Rasulullah ﷺ bersabda:

“الصيامُ جُنَّةٌ”.

“Puasa adalah perisai.”

Namun apa arti “junnatun”? Dan mengapa ia disebut sebagai perisai tak kasat mata bagi seorang muslim?

Kata “junnatun” berarti perisai atau pelindung. Dalam bahasa Arab, setiap ada kata yang dimulai dengan huruf ج dan ن, pastinya tersembunyi ataupun tidak terlihat. Begitu juga dengan “junnatun”, yaitu suatu perisai tak kasat mata yang langsung membentengi ataupun melindungi seseorang dari syaitan.

Oleh karena itu, sebagai perisai, puasa melindungi seorang muslim dari berbagai hal. Puasa melindungi mereka dari melakukan perbuatan dosa, karena puasa menuntut seseorang untuk selalu menjaga lisan, pandangan, dan perilakunya, juga senantiasa melakukan kebaikan. Puasa juga melindungi seeorang dari hawa nafsunya, karena dengan menahan lapar dan haus, mereka juga belajar mengendalikan keinginan dirinya. Puasa juga menjadi perisai bagi seorang muslim dari api neraka.

 

Penulis: Kireina Azra – Pers & Digital Media  OSDN Putri 26-27