JOURNAL HFCS (DAY FOUR)

Hari ke 4 meski sempat tergangu dengan berita duka Ust Syawardi, tetapi kegiatan Mr Nick dan Mrs Emma berjalan lancar. Kegiatan di mulai dengan mengikuti rapat mingguan team 19 yang pada kesempatan kali itu banyak menyoroti persiapan kelas 6 menghadapi amaliah tadris.

Mr Nick yang di HFCS hanya sekedar guru biasa di buat kagum oleh rapat yang membahas berbagai macam hal yang sedemikian kompleks.

"ternyata rapat Team ini sangat kompleks ya, bahkan sampai hal kecil pun ikut di bahas termasuk penggantian pintu yang rusak gara – gara anak anak yang seperti samson" celutuk Mr Nick yang saat itu hanya hadir sendiri karena Mrs Emma memilih istirahat setelah mengalami gangguan susah  tidur.

Di hari ke 4 kedua tamu meneruskan mengajar di kelas seperti biasa. Di sela itu juga Mr Nick sempat melihat kegiatan para santri melakukan shalat ghaib untuk Ust Syawardi.

sesuai dengan jadwal yang telah di susun kedua tamu melakukan teleconfrence dengan guru dan murid dari HFCSsekita pukul 5 sore hari. Teleconference di ikuti oleh 6 orang santri putra dan 5 santri putri dengan di dampingi kurang lebih 7 ustadz pendamping. sedangkan dari HFCS peserta teleconference di ikuti oleh sekitar 16 siswa dan siswi dengan 3 orang guru pendamping.

Mrs Emma yang bersemangat sekali menyapa rekan – rekan dari HFCS dengan antusias bercerita tentang keadaan di indonesia.

"hai disini santri shalat lima kali sehari lho!"

"disini panas sekali" serunya bersemangat.

"eh disni orang – orang bangun jam 4 pagi lho untuk shalat" katanya lagi di sambut kata "woo" yang di ikuti tawa dari para murid dan guru di HFCS.