Santri Pondok Pesantren Al-Harokah Darunnajah 12 Dumai memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Sabtu, 18 Januari 2026, bertepatan 29 Rajab 1447 Hijriah, melalui rangkaian ibadah dan lomba edukatif yang berlangsung sejak pagi hingga malam di lingkungan pesantren.
Kegiatan ini menjadi momentum refleksi spiritual bersama, menjawab unsur siapa, apa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana, dengan tujuan meneladani perjalanan Nabi, meneguhkan nilai ibadah, serta menguatkan kecintaan santri terhadap Al-Qur’an sebagai sumber pembentukan karakter.

Sejak pukul 08.00 WIB, rangkaian acara dimulai dengan perlombaan pidato dan nasyid yang diikuti santri melalui skema perwakilan kamar, sebagai ruang pembelajaran keberanian berbicara, kerja sama, serta penyampaian pesan keislaman secara kreatif.
Pada malam harinya, suasana pesantren beralih menjadi lebih khidmat dengan pembacaan mahallul qiyam oleh tim hadrah, yang mengajak santri merenungi perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW melalui lantunan shalawat dan pujian.
Rangkaian dilanjutkan dengan khatmil Qur’an oleh santri kelas 6 TMI putri yang dibimbing langsung oleh Ustazah Yinyin Agisna, sebagai simbol penyempurnaan proses belajar Al-Qur’an selama masa pendidikan mereka.
Ustazah Yinyin Agisna menyampaikan bahwa khatmil Qur’an bukan sekadar penutup bacaan, tetapi latihan tanggung jawab dan ketekunan. “Santri belajar menuntaskan amanah dengan disiplin, karena Al-Qur’an membentuk karakter sebelum membentuk kemampuan,” ujarnya.
Secara filosofis, peringatan Isra Mi’raj merefleksikan perjalanan manusia menuju kesadaran spiritual, sementara khatmil Qur’an menegaskan pentingnya konsistensi dan kesungguhan dalam menjaga hubungan dengan wahyu di tengah dinamika kehidupan.
Pada akhir kegiatan, panitia memberikan penghargaan kepada para pemenang lomba pidato dan nasyid sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan proses belajar, bukan semata hasil, sehingga nilai keadilan dan penghargaan tumbuh di kalangan santri.
Kegiatan ini diharapkan menjadi tradisi tahunan yang terus dirawat di Pondok Pesantren Al-Harokah Darunnajah 12 Dumai, karena mampu menghadirkan ruang pembelajaran spiritual dan sosial secara bersamaan.
Pesantren mengajak seluruh santri menjadikan semangat Isra Mi’raj dan khatmil Qur’an sebagai landasan perilaku sehari-hari, sehingga nilai ibadah tidak berhenti pada peringatan, tetapi hadir dalam sikap dan tindakan nyata.




