Tidak hanya memikirkan perkembangan pendidikan santri di pondok, Pesantren Annur juga aktif didalam menyikapi dan mengikuti perkembangan Islam di kancah global. Alhamdulillah, setelah sebelumnya menjadi Delegasi RI di Interfaith Dialog Indonesia-Germany di Manado, sekali lagi Bapak Pimpinan berkesempatan mengikuti International Conference on Islam, Civilization & Peace di Hotel Borobudur Jakarta, yang diikuti oleh peserta dari 19 delegasi dari berbagai Negara, seperti Jordania, Brunei, Jepang, Taiwan, Palestine, Rusia, Kamboja, Vietnam, Singapore, Malaysia, Serbia, Turki, Inggris, Mesir, Thailand dan Timor Leste.
Acara yang dibuka oleh Menteri Agama Suryadharma Ali ini membahas berbagai isu krusial diberbagai bidang, terutama menyikapi perkembangan dan pertumbuhan Islam di berbagai belahan dunia. Karakter masyarakat Indonesia yang majemuk serta tingginya toleransi didalam keseharian kehidupan masyarakat rupanya menarik banyak perhatian Negara lain dan berusaha untuk menirunya di tingkat global. Indonesia dapat menjadi contoh bagi Negara-negara Islam lain untuk menyampaikan bagaimana toleransi dan perdamaian dapat terwujud.Selain itu, isu perbankan Islam dan Islamofobia juga menjadi perhatian khusus bagi delegasi-delegasi lain.
Selain itu, ditataran aplikatif, Alhamdulillah Pesantren Darunnajah (Sekolah Tinggi Islam Darunnajah) berkesempatan menandatangai Memorandum of Understanding (MoU) dengan lembaga pendidikan tinggi yang turut serta menjadi delegasi di acara tersebut. Dua lembaga tersebut adalah Universitas Yarmouk yang merupakan Universitas terbesar di Yordania dan Universitas Balqa yang Alhamdulillah kedua Rektornya, didampingi oleh Dubes RI untuk Yordania. MoU tersebut merupakan langkah awal yang baik bagi kedua belah pihak untuk bisa saling mengambil sinergitas di bidang peningkatan SDM, baik dalam bentuk pengiriman Dosen, mahasiswa, santri dan lain sebagainya.
Posted from WordPress for BlackBerry.

