HUT NKRI ke-81 diperingati dengan berkibarnya bendera sang merah putih. Dengan penuh kekhidmatan, upacara digelar demi mempersembahkan penghormatan tertinggi bagi sang pahlawan.
Pembacaan kembali teks proklamasi dan Undang-Undang dasar 1945 menunjukkan jika negara kita, Indonesia, adalah negara yang merdeka dan berdaulat. Negara yang telah terbebas dari para penjajah dan Undang-Undang dasar menjadi titik awal pembangunan bangsa sebagai lahirnya negara yang berdaulat.
Alunan lagu mengheningkan cipta membuat kita merenungkan kembali harga sebuah kemerdekaan. momen ini bentuk penghormatan atas pengorbanan tulus atas perjuangan sang pahlawan yang perjuangkan kemerdekaan Indonesia, sekaligus hal ini mengingatkan kita akan bentuk tanggung jawab meneruskan cita-cita perjuangan.

Tak hanya upacara sakral, berbagai macam perlombaan juga memeriahkan acara HUT NKRI. Perlombaan yang dimulai dengan persaingan sengit namun penuh dengan gelak tawa antara asatiz, asatizah hingga OSDR. Perlombaan yang dimulai dengan pancing emosi, cari koin di tepung hingga pertandingan futsal.
Tidak ketinggalan pula dengan keseruan para santri dan santriwati yang ikut andil dalam memeriahkan hari kemerdekaan. Semangat dan antusias mereka dalam mengikuti perlombaan membuat suasana terasa sangat meriah dan penuh kebersamaan.
Perlombaan yang digelar dari pagi hingga sore hari tak membuat mereka lelah. Perlombaan seperti makan kerupuk, estafet air, karet albino dan masih banyak lagi. Tak lupa dengan hadiah bagi para pemenang untuk menambah kemeriahan dan memacu semangat tanding.
Namun, perlombaan ini bukan sekedar ajang kompetisi biasa. Perlombaan tahunan ini merupakan media untuk mempererat silaturahmi, menjaga jiwa gotong royong, hingga merayakan kemerdekaan Indonesia dengan penuh kegemberiaan bersama.
