Imla, Etiket Dan Taujihat Pungkasi Ujian Semester Gasal

blank

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Imla, Etiket Dan Taujihat Pungkasi Ujian Semester Gasal

Seperti halnya ujian pada tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan ujian semester gasal 2013 juga berlangsung selama 3 pekan; 1 pekan untuk ujian lisan Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan Ibadah Amaliah dari tanggal 1 – 6 Desember 2013, 2 pekan untuk ujian Tulis mata pelajaran pesantren, kemenag dan kemendiknas  tanggal 8 – 19 Desember 2013.

Tentu saja durasi ujian yang lama tersebut harus dijalani para santri dengan persiapan lahir bathin yang prima. Untuk itu, taujihat atau pengarahan selalu disampaikan secara bergantian oleh berbagai fihak yang berkopenten, dimulai dari Biro Pendidikan, Kepala Madrasah, panitia pelaksana ujian, Biro Pengasuhan santri (BPS), Kepala Asrama dan Komisi Disiplin.

Untuk mengondusifkan suasana ujian, semboyan fokus ujian yang dikenal dengan istilah utrukuu maa siwaddars dimaksimalkan. Semua kegiatan ekstrakurikuler ditutup sementara. Waktu ba’da shubuh, ba’da ashar dan ba’da isya digunakan untuk muraja’ah/mengulang pelajaran. Ba’da dhuhur untuk mengaji serta istirahat dan ba’da maghrib untuk makan malam. Bisa dikata bahwa kegiatan santri selama 3 pekan ini hanya sholat, belajar dan ujian saja.

Selepas ujian, seluruh santri harus belajar bersama terpusat di masjid asrama masing-masing. Ada 1 masjid jami’ dan 3 masjid di Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor. Pada saat belajar ini, para santri diawasi dan dibimbing oleh dewan guru sesuai jadwal dari panitia ujian. Tugas hirasah lail/ piket malam yang biasanya dilakukan oleh para santri untuk menanamkan sense of belongin terhadap pesantrennya, untuk sementara waktu dihandle oleh asaatidz yang tidak bertugas mengawas ujian pada esok harinya.

Optimalisasi ujian juga dilakukan oleh panitia pelaksana ujian yang dikomandani ust. Afif Maghfuri Tachroni, S.Pd.I dan ust. Zenal Muttaqin Al hafidz, S.E., dimulai dari sosialisasi agenda ujian, pembekalan dan pengarahan bagi guru-guru penguji ujian lisan Bahasa arab, Bahasa Inggris dan Ibadah Amaliah, pembekalan dan pengarahan teknis pengawasan ujian tulis hingga penggondisian tempat duduk peserta ujian yang dalam satu ruang terdiri dari 2 – 4 kelas yang berbeda.

Tercatat 1.549 santri putra dan putri menjadi peserta ujian lisan dan tulis pada semester gasal 2013 ini. Mereka terdiri dari siswa/wi MTs, SMP, MA dan SMK Darunnajah 2 Cipining Bogor. Adapun siswa/i Paud, RA, MD dan MI mengadakan ujian pada waktu yang berbeda dan ditangani oleh masing-masing lembaga pendidikan. 39 ruang kelas dialokasikan untuk ruang ujian yang diawasi oleh 97 guru secara bergantian sesuai jadwal. Dalam satu hari, terutama untuk kelas MA dan SMK rata-rata diujikan 3 mata pelajaran; jam pertama pada pukul 07.00 – 08.30 wib, jam kedua pukul 08.50 – 10.20 wib dan jam ketiga 10.50 – 12.10 wib.

Kamis, 19 Desember 2013 merupakan hari terakhir pelaksanaan ujian tulis semester gasal 2013. Sebagaimana tradisi pesantren/sunnah ma’had maka untuk mengondisikan Susana taujihat, maka mata pelajaran yang diujikan secara serempak untuk semua kelas adalah pelajaran Imla/dikte bahasa Arab. Semua penguji/pembaca Imla merupakan wali kelas masing-masing dan seusai ujian Imla di lanjutkan dengan penyampaian pelajaran etiket yang juga disampaikan oleh para wali kelas di ruang kelas masing-masing.

Pelajaran etiket ini mencakup adab-adab harian yang sudah seharusnya menjadi kebiasan dan sikap hidup muslim multazim. Antara lain meliputi adab berpakaian, adab berbicara, adab dalam safar/berpergian, adab bersilaturrahmi/bertamu, adab berjabat-tangan, adab makan dan minum dan adab tidur. Pada ghalibnya, metode yang digunakan dalam pelajaran etiket ini adalah metode ceramah. Namun untuk kelas-kelas MA Dan SMK juga digunakan metode diskusi, mudzakaroh/mereview hingga simulasi.

Selesai ujian Imla dan Pelajaran etiket, seluruh santri  rehat sejenak, sebagaian mereka juga melaksankan sholat Dhuha yang notabene menjadi penebus kewajiban harian shodaqoh kepada 360 sendi yang ada dalam tubuh manusia. Sejurus kemudian, mereka semua munuju kampus 3 untuk mendengarkan Taujihat/pengarahan pasca ujian.

Mengingat besarnya jumlah santri, maka tempat duduk mereka diatur sedemikian rupa; santriwan berada di aula kampus 3 dan masjid yang berada tepat di sebelah kiri aula. Santriwati berada di math’am/ ruang makan yang berada tepat di sebelah kanan aula dan beranda depan kamar sebelah timur aula. Beberapa asaatidz mendampingi pimpinan pesantren yang berada di depan santriwan di aula, sebagain lainnya mendampingi dan mengondisikan para santri di tempat-tempat tersebut.

Agenda Taujihat pasca ujian ini merupakan sunnah ma’had yang penting, hal ini dimaksudkan sebagai momentum untuk mensyukuri proses ujian yang sudah berjalan dengan lancar dan sekaligus juga forum  untuk menyampaikan informasi aneka kegiatan pasca ujian serta pengarahan menjelang liburan. Pada kesempatan ini tampil ust. Husnul Mubarok sebagai MC (master of ceremony).

Adalah ust. Muhammad Muddatstsir Sholihin, S.H.I selaku Kepala Biro keuangan menjadi pembicara awal dalam taujihat ini. Beliau menyampaikan beberapa hal terkait info update dan kebijakan keuangan, juga harapan beliau kiranya buletin Wardan (Warta Darunnajah) dan kalender baru tahun2014 bisa segera selesai on time dan bisa dibawa oleh masing-masing santri pada waktu Safari Da’wah Massal 24 – 26 Desember 2013 yang diteruskan dengan liburan 27 Desember 2013 – 5 Januari 2013.

Selanjutnya Kepala Biro Pendidikan, ust. Faruq Abshori, S.Pd.I menyampaikan arahannya. Alumni gontor  tahun 1990 tersebut mengajak anak-anak santri untuk bersyukur atas telah terselesaikannya proses ujian yang cukup melelahkan. “Hari ini ustadz lihat wajah anak-anak tampak cerah dan bahagia!” ungkap beliau. Ust. Faruq juga mengingatkan bahwa meskipun ujian telah selesai bukan berarti belajar juga selesai. “Kalau sekolah memang ada waktu liburannya, namun belajar tetap harus berjalan mesipun tidak harus di ruang kelas!” tegas ayah Faiz Rizki Afriza, santri kelas 5A TMI tersebut.

Masih menurut ust. Faruq, meskipun ujian sudah selesai namun anak-anak harus tetap berupaya agar mendpatkan nilai yang terbaik, usaha yang dimaksud adalah maksimalkan do’a. karena diyakini do’a tanpa usaha itu kosong dan usaha tanpa do’a adalah sombong. Selanjutnya beliau menjelaskan aneka kegiatan pasca ujian, antara lain Pembekalan Safari Da’wah pada Sabtu – Senin, 21-23 Desember 2013, Safari Da’wah Massal Selasa – Kamis, 24 – 26 Desember 2013 yang diteruskan dengan liburan 27 Desember 2013 – 5 Januari 2013, di sela-sela liburan ada pembagian raport untuk santri non asrama pada Ahad, 29 Desember 2013. Adapun raport santri asrama dibagikan pada saat kedatngan ke pesantren pasca liburan.

Kesempatan berikutnya diberikan kepada kepala BPS, ust. Jeje Juraemi, S,Ag untuk menyampaikan wejangannya. Alumni Darunnajah Jakarta ini banyak menyampaikan terkait disiplin santri di asrama. “Pastikan asrama dan kamar dalam keadaan bersih dan rapi sebelum ditinggal liburan. Semua pakaian dan barang para santri silahkan dibawa pulang, dengan demikian diharapkan tidak akan ada kehilangan selama liburan. Dan simpanlah  di rumah masing-masing pakaian dan barang yang tidak akan digunakan lagi di pesantren!” jelas ayah Muhammad Rafi Al Jawwad yang juga teman sekelas Faiz Rizki Afriza.

Ustd. Jeje juga menegaskan agar para santri datang ke pesantren on time dan tidak terlambat pasca liburan, seluruh pengurus Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC) dan Koordinator Pramuka serta santri kelas Nihai/6 TMI harus sudah ada di ma’had pada Sabtu, 4 januari 2014. Hal ini dimaksudkan agar mereka dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menyambut dan memeriksa anggota yang datang pada hari berikutnya, Ahad, 5 Januari 2014.

Di akhir taujihat, beliau  kembali menegaskan pentingnya tepat waktu “Ingat, kegiatan pasca lburan sangat padat. Kelas 5 TMI pada tanggal 6 Januari 2014 akan memulai kegiatan Training Of Trainer (TOT) Pencak Silat Seni Bela Diri Darunnajah Cipining (SBDC), dan kelas 6 akan segera ujian praktik mengajar/amaliah tadris, jadi bagi yang terlambat tentu akan merepotkan dirinya sendiri dan juga fihak lainya!” ungkap mantan kepala MTs Darunnajah ini.

Sebagai nara sumber utama, Pimpinan Pesantren KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc menjadi pembicara terakhir. Beliau banyak menjelaskan dan mengarahkan bagaimana para santri menyikapi aneka kegiatan yang padat di pesantren. “Setelah ujian selesai maka anak-anak akan melaksanakan agenda kegaiatan aplikasi ilmu!”. Yang beliau maksud dengan kegaiatan aplikasi ilmu adalah belajar bermasyarakat dalam wahana Safari Da’wah dan sikap hidup di tengah-tengah keluarga selama liburan.

Kyai asal Kendal tersebut menjelaskan dengan detail hal-hal yang harus dilakukan selama Safari Da’wah dan liburan nanti. “Bagi ahlu bait (tuan rumah-red) safari da’wah hendaknya dengan penuh ikhlas membantu dan melayani kawan-kawannya dalam melaksankan safari da’wah. Baik itu yang terkait dengan konsumsi, akomodasi dan juga penginapan. Adapun bagi peserta safari da’wah yang berada di kampung/daerah orang lain, maka harus sadar betul sebagai tamu agar tidak merepotkan dan mengecewakan ahlu bait dan masyarakat luas!”.

Suami Hj. Rahmah Manaf Mukhayyar ini juga menasehati agar ketika liburan nanti para santri belajar membantu pekerjaan orang tuanya. Beliau kemudian menyampaikan banyak alumni periode awal yang kini profesi mereka adalah meneruskan profesi orang tuanya. Dan banyak di antara mereka yang terbilang sudah sukses, bahkan beberapa dari alumni tersebut rutin membayarkan zakat mal atau infaqnya ke pesantren dengan nominal 5 – 20 juta.

Taujihat ini berlangsung sampai saat sholat Dhuhur tiba. Seusai jama’ah sholat Dhuhur, seluruh santri kembali mendengarkan informasi terkait safari da’wah yang disampaikan oleh koordinator kegiatan. Sebelumnya, mereka  terlebih dahulu diajak melafadzkan dzikir hasbii robbii jallallah, maafii qolbii ghairullah, nuur Muhammad shollallahu, laa ilaahaillallah. Hal ini dimaksudkan  agar meskipun dalam suasana siang hari yang cukup panas namun hati para santri santri tetap adem dan tenang, semoga!. (wardan/abu ezzat el wazira).

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren An-Nur Darunnajah 8 Cidokom Bogor

Kegiatan Fathu Kutub Santri Akhir Putri

Cidokom Post – Sejak Sabtu (24/10) Pondok Pesantren Anur Darunnajah 8 mengadakan kegiatan tahunan Fathu Kutub untuk santri akhir TMI. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula