Imam Sakit dan Shalat Berjamaah dengan Duduk, Apa Yang Harus Ma’mum Lakukan?

blank

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Islam adalah agama yang indah dan penuh dengan kemudahan termasuk dalam pelaksanaan ibadah seperti shalat. Shalat adalah ibadah yang paling mulia dan agung di dalam agama islam. Allah memberikan kemudahan bagi hamba Nya dalam pelaksanaan Shalat terutama bagi orang yang sedang sakit.

Ketika shalat berjamaah, sudah seharusnya kita sebagai makmum mengikuti setiap Gerakan imam. Yang dimaksud dengan “mengikuti imam” dalam pembahasan ini adalah mengikuti gerakan-gerakan imam shalat dengan tanpa mendahuluinya, membarenginya atau terlambat dalam mengikutinya.

Dalam sebuah hadis diceritakan bahwa suatu Ketika Nabi Muhammad SAW sakit, maka para jamaah shalat dibelakang beliau, sedangkan beliau duduk, dan Abu Bakar memperdengarkan kepada orang-orang takbir beliau, lalu beliau menoleh kepada jamaah nya dan melihat mereka berdiri.

Maka Abu Bakar memberi isyarat kepada jamaah nya agar duduk, mereka pun menunuaikan shalat bersama beliau dengan duduk. Begitu telah mengucapkan salam, beliau bersabda”

“Sesungguhnya hampir-hampir kalian melakukan seperti apa yang dilakukan oleh bangsa Persia dan Romawi. Mereka berdiri untuk (menghormati) raja-raja mereka, sedangkan raja-raja mereka duduk, maka janganlah kalian melakukan hal itu, ikutilah imam-imam kalian.

Jika Imam shalat berdiri, maka shalatlah kalian dengan berdiri, dan jika imam shalat dengan duduk maka shalatlah kalian dengan duduk” (HR. Muslim)

Penjelasan dari hadits tersebut adalah sebagai muslim, kita haruslah mengikuti imam, apabila imam shalat dengan duduk maka makmum pun harus duduk dan apabila Imam shalat dengan berdiri maka hendaknya makmum juga demikian.

Dan jangan seperti orang-orang Persia dan Romawi terhadap pembesar-pembesar mereka kala itu/
Jika Imam melakukan kesalahan gerakan atau urutan shalat sedangkan makmum sudah memperingatkan namun imam tetap tidak menyadari kesalahannya, maka makmum tetap wajib mengikuti Gerakan shalat imam dan dilarang melakukan Gerakan sendiri.

Sebagaimana tertera didalam hadits riwayat Anas, sabda Nabi SAW:

وَإِذَا صَلَّى قَاعِدًا فَصَلُّوْا قُعُوْدًا

Apabila imam melakukan shalat sambil duduk, maka hendaklah kalian shalat sambil duduk

Mudah-mudahan kita semua selalu istiqamah dan taat dalam menjalankan ibadah terutama shalat, karena shalat merupakan pilar agama dan sarana komunikasi antara hamba dan Allah SWT.

(dn.com/danisha)

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
TK Darunnajah Jakarta

Pentingnya Ilmu

Ilmu adalah cahaya yang menyinari disaat gelap menerpa. begitu pentingnya ilmu sampai ungkapan sahabat yang mengatakan ” JIka kamu menginginkan kebahagian dunia tuntulah ilmu, jika