WhatsApp Image 2025 11 01 At 09.44.10 696x464 1 WhatsApp Image 2025 11 01 At 09.44.10 696x464 1

Ikhtiar Membangun Peradaban: Darunnajah Resmikan Program Magister untuk Penguatan Manajemen Pesantren

Alhamdulillah, satu lagi amanah perjuangan untuk kami di Universitas Darunnajah. Surat Keputusan Program Pascasarjana Magister Manajemen Pendidikan Islam dengan konsentrasi Manajemen Pesantren resmi diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Prof Dr Arskal Salim.

Penyerahan SK ini menjadi tonggak bersejarah bagi Darunnajah, sekaligus harapan baru bagi peningkatan kualitas pengelolaan pesantren di Indonesia. Kehadiran program ini tidak hanya memenuhi kebutuhan akademik, tetapi juga menjawab tantangan riil di lapangan yang dihadapi oleh ribuan pesantren di tanah air.

Pesantren memiliki karakter dan kompleksitas yang jauh melampaui lembaga pendidikan biasa. Ia bukan sekadar tempat belajar dan mengajar, melainkan sebuah sistem besar yang terdiri dari berbagai subsistem yang saling terkait dan menopang satu sama lain. Ada sistem pendidikan, kepengasuhan, kemandirian, kaderisasi, organisasi, dakwah, hingga ekonomi dan sosial kemasyarakatan.

Namun, yang paling khas dari pesantren adalah sistem nilainya. Pesantren tidak hanya mendidik akal dan keterampilan, tetapi juga membentuk jiwa, adab, dan karakter santri melalui nilai-nilai luhur seperti keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhuwah, dan pengabdian. Nilai-nilai inilah yang menjadi ruh dan pembeda utama pesantren dengan lembaga pendidikan konvensional. Sayangnya, dimensi ini sering luput dari perhatian dalam studi manajemen pendidikan pada umumnya.

Program Manajemen Pendidikan Islam yang telah ada selama ini cenderung berfokus pada tata kelola lembaga pendidikan formal. Padahal, pesantren menuntut pendekatan manajerial yang lebih kontekstual, karena menyatukan dimensi spiritual, sosial, dan ekonomis dalam satu kesatuan yang utuh.

Saat ini terdapat sekitar 43 ribu pesantren di Indonesia, meningkat hampir tiga kali lipat sejak awal tahun 2000. Angka ini bukan hanya menunjukkan pertumbuhan kuantitatif, tetapi juga menggambarkan potensi dan tantangan besar dalam mengelola lembaga pendidikan berbasis nilai.

Dalam konteks inilah Universitas Darunnajah mengambil peran strategis. Melalui program Magister Manajemen Pendidikan Islam dengan konsentrasi Manajemen Pesantren, kami berupaya merintis lahirnya disiplin ilmu yang bukan hanya memahami aspek teknis manajemen, tetapi juga menjiwai nilai-nilai pesantren sebagai fondasi kepemimpinan, kemandirian, dan keberlanjutan dakwah di era modern.

Kami meyakini, program ini bukan sekadar agenda akademik. Ia adalah amanah perjuangan. Perjuangan untuk memastikan pesantren tetap menjadi sumber cahaya ilmu, pusat kemandirian, dan benteng moral bangsa.

Semoga Allah Swt meridhai langkah ini, meneguhkan niat kita, dan menjadikan program ini sebagai bagian dari ikhtiar panjang membangun peradaban Islam yang berkelanjutan.

Oleh:
Muhammad Irfanudin Kurniawan
Dosen Universitas Darunnajah Jakarta