Hari Sabtu (30/4), merupakan hari pertama Ujian Tulis Niha’i dilaksanakan, Ujian yang berlangsung sampai dengan tanggal 9 Mei 2011 tersebut dilaksanakan di Gedung Olahraga Darunnajah. Dengan jumlah peserta 188 orang, yakni 81 Santriwan, 104 Santriwati ditambah dengan 3 Santriwan dari Ponpes Al-Himmah.

Mata pelajaran yang diujikan pada hari pertama adalah Nahwu dan Al-Qur’an Tajwid. 3 Kepala Sekolah, yakni Ust. Drs. H. M. Ghufron Dardiri, M.Pd, Kepala SMA Darunnajah, Ust. H. Hasyim Sya’ban, S.Pd.I, Kepala MA Darunnajah dan Ust. H. Muhibbin, S.Ag, M.Pd, Kepala MTs Darunnajah langsung mengawasi ujian tulis pada hari pertama tersebut, ditambah satu pengawas lainnya yaitu Ust. Drs. H. Sugiana Zein. Dan ujian tersebut berlangsung dengan tenang dan khidmat.

Ujian hari pertama tersebut tidak dihadiri oleh seluruh peserta, 9 santriwati mengikuti tes beasiswa untuk melanjutkan studinya ke Sudan, yang dilaksanakan di MAN 4 Jakarta. Serta 1 santriwan mengikuti tes di salah satu lembaga pendidikan Progress untuk melanjutkan studi ke Jerman. Santri yang tidak mengikuti ujian pada waktu yang sama akan diberikan soal yang berbeda. “Bagi yang tidak hadir sekarang maka akan mendapatkan soal yang berbeda dengan kalian”, ujar Ust. Ghufron ketika 10 menit sebelum ujian berlangsung.

Setiap harinya, mata pelajaran yang diujikan beragam, antara 1 sampai dua mata pelajaran. Untuk hari pertama, pelajaran Nahwu dan Al-Qur’an Tajwid, seluruh soal untuk santri kelas VI dari berbagai jurusan sama. Sedangkan hari kedua, hanya 1 pelajaran yang diujikan, yakni Fiqh bagi Jurusan IPA, dan Fiqh – Bidayatul Mujtahid bagi jurusan IPS dan Keagamaan yang diujikan secara Fathul Kitab (membuka buku).

Ma’annajaah Wattaufiiq Fil Imtihaan!

(Imam Khairul Annas)