Hari ke-6, Santri Membuat Cemas Masyarakat di Lokasi PDPM
Menu

Hari ke-6, Santri Membuat Cemas Masyarakat di Lokasi PDPM

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

blankTanpa terasa, hari itu, Senin 02 Mei 2011, ketika Bapak Pimpinan Pesantren Darunnajah 2 Cipining juga Ibu Pimpinan, beserta 2 orang Panitia, datang ke semua lokasi PDPM, santri sudah memasuki hari ke 6 disana, hingga menyisakan waktu tinggal 4 hari lagi, berdasarkan hasil observasi salah satu Redaktur WARDAN, yang sekaligus juga panitia PDPM, banyak kisah heroic, unik, lucu dan aspiratif untuk diceritakan, lalu apa saja sepak terjang mereka sudah 6 hari ini?, berikut hasil observasi tersebut.

Hari Pertama, Rabu, 27 April 2011, meskipun hari itu hujan, setiap kelompok langsung memulai aksinya dengan silaturahim ke berbagai pihak terkait, seperti Kepala-Kepala Sekolah dari PAUD, TPA/TPQ, MDA, SD, MI dan SLTP setempat, ke aparat-aparat Desa, dimulai dari Lurah, RW, dan RT wilayah masing-masing, selain itupun tidak lupa mereka mengakrabkan diri dengan ahlul baytnya.

blankHari ke-Dua, Kamis, 28 April 2011, aksi dilanjutkan dengan mendatangi sekolahan-sekolahan untuk mengajar formal dan mengisi ekstrakulikuler sekolah, ekskul tersebut berupa latihan Silat, drumband, pramuka. Dilanjutkan siang hingga sore, mereka memberi privat tambahan kepada siswa-siswi dengan mengadakan kursus keterampilan, seperti letter, qasidah, drumband, Baca tulis Alqur’an, muhadatsah dan conversation, bahkan, kelompok II dan VI terpaksa membuat TPA darurat selama 10 hari tersebut, atas permintaan masyarakat. Hingga malam harinya mereka  melebur ke dalam kegiatan-kegiatan da’wah di masyarakat seperti majlis ta’lim dan remaja masjid, dan seabrek kegiatan lainnya.

Hari ke-Tiga, Jum’at 29 April 2011, santri tetap menjalankan kegiatan-kegiatan yang sudah berjalan di hari ke dua, berlanjut hingga hari ke Empat, sabtu 30 April 2011 hingga hari ke Lima, Ahad, 01 Mei 2011, namun di hari ke lima tersebut sedikit variatif, Karen kebetulan hari libur, segera mereka manfaatkan untuk mengadakan aneka lomba bagi masyarakat terutama siswa didik, agar hari libur tidak menjadi sia-sia. Dan di hari ke Enam, Senin, 02 Mei 2011, disamping meneruskan kegiatan formal dan informal di lembaga-lembaga pendidikan, mereka segera manfaatkan sisa waktu yang ada dengan berlatih full guna persiapan Perpisahan dan panggung Gembira yang tinggal 4 hari lagi, sebagai ending dari kegiatan mereka.

Nampaknya, berdasarkan penuturan pihak-pihak tertentu yang kami temui, selain mereka cukupblank terbantu dengan kegiatan yang dilakukan santri Darunnajah tersebut, merekapun mengakui anak-anak mereka waktunya tidak terbuang percuma sudah 6 hari ini. Hingga mulai muncul kecemasan-kecemasan dari ahlul bayt, pak RT, Pimpinan TPA, Pimpinan Pesantren dan Aparat Desa, yaitu seputar, akan terjadi kekosongan kembali di masyarakat sepeninggal mereka, dan timbul pertanyaan, siapa yang akan melanjutkan setelah kepergian mereka??, maka permintaan-permintaanpun mulai mengalir untuk menambah waktu lama mereka di lokasi, yang diutarakan langsung ke Pa Kyai.( Ela H/WARDAN).    

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait