Haflah Takharruj ke-24 Santriwati TMI Bertabur Prestasi, Lahirkan Generasi Pejuang Ilahi Haflah Takharruj ke-24 Santriwati TMI Bertabur Prestasi, Lahirkan Generasi Pejuang Ilahi

Haflah Takharruj ke-24 Santriwati TMI Bertabur Prestasi, Lahirkan Generasi Pejuang Ilahi

Tepat pada hari Sabtu, tanggal 17 Juni 2023, Darunnajah 2 Cipining kembali menyelenggarakan Haflah Takharruj santriwati kelas akhir TMI angkatan ke-24 Revival Generation di aula kampus 1 tercinta.

Sebuah kesyukuran yang teramat sangat karena banyaknya prestasi yang terukir dari hasil perjuangan para santriwati setelah jatuh bangunnya berproses di pondok pesantren ini. Acara dimulai sesuai rencana tepat pada pukul 07.00, semua tamu undangan sudah duduk manis ditempat yang telah disediakan oleh panitia.

Acara dibukakhidmat dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an Surah Al-Fath yang menggema dan menggetarkan hati seluruh tamu undangan, dibawakan oleh 7 orang Hafidzat yang telah menyelesaikan dan mengulang hafalannya sebanyak 3 kali putaran, satu dari mereka telah mengulang sebanyak 7 kali putaran.

Masya Allah… Banyak pesan dan nasihat yang diutarakan pada momen ini, semua kalangan diberi kesempatan untuk menyampaikan sepatah dua patah kata yang mewakilkan perasaan saat itu.

Bapak Muhamadong, M.Si. utusan dari wali santri atas nama Dea Alia asal Tarakan dengan logat khasnya menyampaikan rasa terimakasih pada jajaran Ust/Usth yang telah sabar mendidik dan membersamai para santri dalam mencari bekal kehidupan.

Tak lupa santriwati juga mengungkapkan rasa syukur dan permintaan maafnya dalam 2 bahasa kepada semua guru dan para orang tua yang telah rela berjuang mendukung keberhasilan pendidikan di pondok tercinta ini, Annisa Sharfina asal Purwakarta sebagai utusan yang membawakan pidato berbahasa arab, dan Melika Jihan asal Depok utusan yang membawakan pidato dalam bahasa Inggris.

Pada momen ini juga, guru kita Al-Mukarram K.H Jamhari Abdul Jalal, Lc Rahimahullah menyampaikan pesan dan nasihatnya bahwa para alumni harus menjadi pemain di masyarakat nanti, jangan hanya menjadi penonton yang bungkam terhadap kondisi di masyarakat.

pesan juga beliau utarakan bahwa kesyukuran yang sangat besar jika para alumni dan walisantri mau menyambung tali sillaturrahim di pondok ini, dengan senang hati pondok membuka lebar pintu untuk menyambutnya.

Ada hal baru dan menarik didapati pada haflah kali ini, perdana pada tahun ini tercetak santriwati beasiswa tahfidz yang tuntas menyelesaikan kewajibannya mengulang hafalan sebanyak 3 kali putaran mencapai 7 orang santriwati, bahkan salah satu diantaranya mampu menyelesaikan takrirnya sebanyak 7 kali putaran.

Suatu prestasi yang tidak mudah dicapai oleh orang-orang yang bukan pilihan, ia adalah Syarifah Alawiah asal Depok, 6 orang lainnya yang menyelesaikan takrir 3 kali putaran adalah Firdausya Ummu Afifah asal Bekasi, Nur Karimah asal Jakarta, Salsabila Eka asal Tangerang, Tin Taflyana asal Bogor, Nurul Mutiara Syifha asal Bantendan Laila Putri Farah asal Kendal.

Tercatat juga ada 25 santriwati yang telah menyelesaikan hafalannya khatam 30 Juz. Tidak hanya prestasi hafalan dan akademik, beberapa santriwati juga berhasil menulis paper terbaik dan memberikan wakaf intelektual yaitu Launching Buku Antologi dengan judul “Darunnajah Hidden Curriculum dalam Sistem Organisasi Santri di Darunnajah “.

Selain itu para santri juga diajarkan untuk belajar memberikan amal jariyah yang akan terus mengalir pahalanya bahkan ketika mereka sudah berkelana di bumi Allah lain sekalipun, mereka menghibahkan kursi aula untuk berbagai kegiatan santri.

Dari hasil tabungan angkatannya senilai Rp. 47.450.000 dan Blue Box sebagai wadah usaha para santri senilai Rp. 7.565.000. Dengan banyaknya prestasi yang diraih para santriwati, semoga dari mereka muncul orang-orang hebat yang peduli terhadap kemajuan umat, dari rahim merekalah lahir bibit-bibit unggul yang siap berjuang, membawa kemenangan dan keberkahan bagi pondok ini, peradaban umat manusia dan agama Islam umumnya. (Firda)