Sabtu, 13 Juli 2019 akan menjadi hari yang selalu diingat bagi segenap keluarga besar Pondok Pesantren Darunnajah. Kabar duka datang kembali. Salah satu anggota dewan nadzir Yayasan Darunnajah kembali ke haribaan Allah. Beliau adalah Drs. H. Mahfudh Maknun.

Beliau lahir di Serang, 20 Mei 1942. Beliau yang juga salah satu wakif Darunnajah ini wafat pukul 09.53 di Rumah Sakit Persahabatan.

Saat ini beliau meninggalkan 4 anak. Mereka adalah Azharul Fuad, Zahrotul Aini , Khoirunnisa, Nita Nasithah. Beliau juga meninggalkan 2 cucu yang masih belajar di Pondok Pesantren Darunnajah. Mereka adalah Cikal Mumtaz dan Ulya.

Menurut salah satu putranya,  Azharul Fuad, jenazah akan disemayamkan di rumah duka di Cililitan, Jakarta Timur. Disholatkan setelah Sholat Ashar berjamaah di Masjid Agung Al-Azhar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Adapun pemakamannya dilaksanakan di Ciomas Serang Banten.

H.Mahfudh Maknun merupakan salah satu wakif Darunnajah. Beliau mewakafkan tanah miliknya serta adiknya, Hj. Bayi Nunung di Ciomas, Banten. Ikrar wakaf ini dilaksanakan pada tanggal 20 Desember 2016, sebagai ungkapan kesyukuran keluarga beliau karena anak-anaknya pernah belajar di Pondok Pesantren Darunnajah.

Sekarang tanah wakaf tersebut menjadi Pondok Pesantren Ummul Mukminin Darunnajah  17. sebuah pondok khusus penghafal Qur’an.

(DN.COM/adam)