Menu

Entrepreneurship Education di Pesantren

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Sebuah fakta yang tidak bisa dibantah bahwa pendidikan pesantren menghasilkan alumni-alumni yang berjiwa mandiri dan berdikari. Hal ini sebuah hasil logis dari pendidikan yang menempatkan santri sebagai ‘subjek’ dan bukan sekedar ‘objek’ dari proses pendidikan itu sendiri.

Santri di’paksa’ oleh system yang ada untuk mengurus diri mereka sendiri dan hal-hal yang terkait dengan kehidupan mereka, bukan menunggu orang lain menyelesaikan masalah mereka. Dari hal-hal yang terkait langsung dengan disiplin kepengasuhan, KBM, Administrasi hingga kebersihan dan keamanan lingkungan pondok. Setiap santri senior terlibat didalam Organisasi Santri yang memupuk jiwa kepemimpinan dan kemandirian mereka.

Pimpinan Pondok bahkan sering menanamkan nilai-nilai kemandirian yang sesuai dengan nilai-nilai Islam seperti “tangan diatas lebih mulia daripada tangan dibawah”, “Muslim yang kuat (fisik, finansial) lebih mulia daripada muslim yang lemah”, “Lebih baik jadi kepala kucing daripada buntutnya macan’ ataupun “Boleh jadi pegawai tetapi haram memiliki mental pegawai”.

Pendidikan seperti inilah yang ternyata secara efektif dapat melahirkan manusia-manusia mandiri yang tidak bergantung hidup kepada orang lain.

Maka dari itulah Pimpinan Pondok Annur Cidokom, Ustadz Hadiyanto Arief menyempatkan mengikuti konferensi dua hari di Sampoerna School of Education di Mulia Business Centre terkait pendidikan kewirausahaan (Entrepreneurship Education) pada tanggal 11-12 Desember 2012.

Beliau merasa bahwa pendidikan kewirausahaan adalah solusi jangka panjang yang sangat strategis yang bisa ditawarkan oleh lembaga pesantren untuk bangsa ini. Bangsa ini bisa maju dan mengambil peran penting di dunia global jika pendidikan yang ada bisa menghasilkan manusia-manusia berjiwa mandiri, manusia produktif yang bisa berkreasi memberi solusi, membuka lapangan pekerjaan serta menggabungkan antara fikir dan zikir.

Pada konferensi yang digagas oleh Sampoerna School of Education dan Mien Uno Foundation ini terangkum informasi-informasi best practice yang dihadiri oleh pembicara-pembicara baik dari praktisi ataupun kalangan akademisi terkait entrepreneurship seperti Sandiaga Uno (Mien Uno), Sofyan Wanandi, Lendo Novo (School of Universe), Nicko Widjaja (Systec Group) Prof. Bambang Ismawan (Trubus), kalangan pemerintah dan lainnya.

Posted from WordPress for BlackBerry.

Subscribe & Dapatkan Info Lainnya

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

Pondok Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14 Serang Banten

Perdana! Upacara Disiplin Di Semester Genap

Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14 melaksanakan upacara disiplin mingguan nya yang pertama di tahun ajaran baru 2018/2019. dalam kesempatan kali ini pimpinan Pondok Ust Fajar

Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Darunnajah Sambut Kedatangan Santriwati Setelah Liburan

Welcome Home, santri! Tak terasa libur telah usai, Pondok tercinta menanti kedatangan para santri yang bersemangat menuntut ilmuNya. Berikut dengan koper-koper,dan tas-tas jinjing yang menggambarkan