Do’a Buka Puasa Menurut Hadist Shahih

doa buka puasa

Alhamdulillah, kita semua masih diberi kesematan bertemu dengan bulan yang penuh berkah, penuh ampunan, penuh kebahagiaan dan masih banyak ungkapan nan indah untuk menyebut bulan yang istimewa ini yaitu bulan suci Ramadhan, dimana terdapat berbagai keutamaan sehingga dijadikan bulan yang selalu ditunggu oleh kaum muslimin dipenjuru dunia, diantaranya terdapat satu malam yang bernilai dengan 1000 bulan yakni malam Lailatul Qadar dan hanya hamba-Nya yang taat dan ikhlas beribadah yang sanggup menjumpainya.

Dibulan Ramadhan ini ummat muslim diwajibkan untuk berpuasa menahan segala sesuatu yang membatalkannya (makan, minum dan hawa nafsu) dari terbit fajar shadiq sampai tenggelamnya  matahari dengan disertai niat lillahi ta’ala.

Hal yang dituggu-tunggu oleh orang yang berpuasa tentunya adalah waktu berbuka, sebagai orang muslim yang baik tentunya kita sebelum berbuka kita harus membaca do’a terlebih dahulu, namun apakah kita sudah hafal do’a berbuka puasa? Seperti apakah do’a yang sudah kita hafal? Sudahkah sesuai hadist? Do’a yang populer dihafalkan oleh masyarakat kita adalah sebagai berkut:

 

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْرْتُ

“allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika aftortu”

“ya Allah, kepada Mu aku berpuasa dan kepada Mu aku berbuka”

Ternyata do’a tersebut terdapat di hadist yang doif, do’a berbuka puasa menurut hadist yang shahih adalah sebagai berikut:

 

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

“dzahaba-zh zama’u, wabtalati-i ‘uruuqu wa tsabata-l ajru, insyaa allah.

“telah hilang dahaga, urat-urat telah basah dan telah diraih pahala, insyaa allah”.

Seperti apakah do’a berbuka yang sudah kita hafal? Yang sesuai hadist dhoif atau sudah sesuai hadist shahih? Bila do’a yang kita hafal masih sesuai hadist dhoif mari kita hafalkan do’a buka puasa menurut hadist yang shahih agar ibadah puasa kita menjadi sempurna, insyaa allah. Aamiin.