Dita dan Kupu – kupu

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Suatu hari disebuah taman Dita dan teman – temannya melewati sebuah taman disan ia melihat seekor ulat yang sangat menjijikkan dan membuat dia serta teman -temannya tidak mau mendekati taman tersebut. Hingga ulat itu merasa sedih dan kesepian, tetapi iya punya keinginan untuk merubah dirinya agar orang – orang mau mendekatinya. Untuk mewujudkan keinginan tersebut sang ulat memulai perjalanannya berpindah dari satu pohon ke pohon yang lain, Memakan dedaunan yang ada sebagai bekalnya ketika ia menjadi seekor kepompong. Ketika bekalnya dirasa sudah cukup, kemudian ia mencari tempat yang dirasa aman dan nyaman dan membuat kepompong ditempat tersebut. Didalam kepompong tersebut ia menempa diri dan bertawaql kepada Allah SWT. Beberapa hari kemudian ulat yang dulunya menjijikkan telah keluar dari kepompong nya sebagai seekor kupu – kupu yang indah.

Setelah kejadian itu, Dita dan teman – temannya kembali bermain ditaman tersebut. Ketika melihat seekor kupu -kupu, Dita menghampirinya lalu kemudian bertanya kepada kupu – kupu tersebut “ Bagaimana kamu bisa berada disini? Lalu kemana pergianya ulat yang dulu tinggal disini?” Sang kupu – kupu menjawab “Akulah ulat itu” Dengan terheran – heran Dita melanjutkan pertanyaannya “Bagaimana itu bisa terjadi?Ulat itu sangat menjijikkan sedangkan dirimu begitu indah” Dengan lembut kupu -kupu menjawab “ Ini adalah rahasia kebesaran Allah, Tuhan yang telah menciptakan alam semesta beserta isinya, sesungguhnya ia maha adil dan maha mengetahui” Setelah mendengar jawaban ulat tersebut Dita lalu pulang dengan rasa ingin tahu mengapa itu bisa terjadi.

Sesampainya dirumah Dita langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri lalu mengambil air wudhu untuk shalat maghrib dilanjutkan dengan mengaji sambil menunggu waktu shalat isya tiba selesai melaksanakan shalat isya Dita mengahampiri ibunya dan menceritakan apa yang terjadi ditaman hari ini kepada ibunya. Dengan tersenyum ibunya menjawab “ Sesungguhnya Allah akan memberikan yang terbaik dan kedudukan yang mulia bagi orang – orang yang mau berusaha untuk memperbaiki diri mereka” Dita masih belum puas dengan jawaban tersebut dan melanjutkan pertanyaannya “ Apa maksudnya bu? “ Dengan perlahan – lahan ibu menjelaskannya kepada Dita “ Lihatlah! Kupu- kupu itu dilahirkan dalam keadaan yang menjijikkan, tetapi dengan keinginannya ia akhirnya mau berusaha untuk memperbaiki dirinya, selama berhari – hari dia bersabar dan menempa diri didalam sebuah kepompong yang sempit, Hingga akhirnya ia mampu berubah menjadi seekor kupu -kupu yang indah “. “Oh, begitu ya bu” sambil tersenyum Dita mengecup kening ibunya dan meminta ijin untuk beristirahat dan tidur.

[Celoteh Santri] Dita dan Kupu – kupu
oleh : Farid Syauqi, santriwan kls V TMI Darunnajah

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait