Wadah agar seseorang memiliki jiwa disiplin dari kecil salah satunya adalah pesantren. Pesantren menampung seseorang yang memilki adanya kemauan menjadi orang yang berdisiplin. Dan kalau pun ada yang tidak memiliki kemauan dalam dirinya akan tetapi jiwa disiplin masih bisa terjadi ketika banyak dukungan dari orang terdekatnya, karena itu akan berpengaruh terhadapnya, dan akhirnya ia memiliki kemauan untuk menjadi orang yang berdisiplin. Walaupun dengan proses yang cukup lama dan dengan paksaan juga. Namun tak jadi masalah, paksaan bisa membuat diri kita akan terbiasa melakukan sesuatu, asalkan paksaan itu dilakukan untuk kebaikan maka hasilnya pun baik.
Hmm………. Kenapa di pesantren salah satu wadah yang menjadikan diri berdisiplin?
Apakah kalian tahu Allah swt menciptakan manusia ini berawal dari peraturan. Bisa kita lihat proses turunnya Nabi Adam dan Hawa ke Dunia. Mereka berdua diturunkan karena tidak mentaati aturan yang Allah swt berikan kepada mereka. Peraturan Apa itu?
Allah swt berfirman ‘’janganlah kamu dekati pohon itu.’’ Inilah peraturan Allah kepada mereka agar tidak mendekati pohon yang dilarang itu. Namun ternyata Nabi Adam dan Hawa itu melanggar peraturan itu, syetan berhsil menggoda mereka berdua. Mereka lupa akan aturan yang dibuat oleh Allah swt. Dan akhirnya mereka berdua diberikan I’qoban (bahasa keseharian santri) atau sanksi kepada mereka bahwasannya mereka diturunkan ke Bumi atau tidak di Surga lagi. Itulah akibat dari perbuatan mereka karena telah melanggar peraturan Allah. Inilah yang menjadi sebabnya, kenapa pesantren menjadi salah satu wadah pembentukan jiwa disiplin pada diri seseorang.
Nah, Begitu pula dengan di pesantren yang memiliki peraturan juga dan barangsiapa yang melanggar maka sudah tentu akan mendapatkan I’qoban atau sanksi. Tetapi sebaliknya apabila santri tidak melanggar peraturan yang sudah ditentukan dan mentaati semua peraturan maka tentu ia tidak akan mendapatkan I’qoban (sanksi). Itulah kuncinya. Apabila kita ingin hidup tenang, tentram maka patuhilah setiap peraturan yang ada baik yang dibuat oleh manusia mau pun Allah swt.
[Adawiyah]