Disdik Bogor: Darunnajah Cipining Bisa Kembangkan SMK Model

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Rabu, (24/12/2008), tiga orang staf Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor melakukan kunjungan (visitasi) ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Darunnajah Cipining. Mereka adalah Drs. Sholahuddin Afwan (Kasi Monitoring dan Evaluasi), Drs. Aep I. Somantri (Pengawas Pendidikan), dan Bapak Mugni Solihin (Pelaksana Dikmen). Kunjungan ini adalah dalam rangka studi kelayakan pendirian sekolah. Rombongan disambut di gedung sekretariat pesantren oleh K.H. Jamhari Abdul Jalal Lc., Kepala SMK ustadz Sholeh Ahmad, S.Kom, beserta staf.

Pimpinan Pesantren menyampaikan sambutan dengan mengulas latar belakang pendirian SMK Darunnajah. “Di pesantren sejak kita 14 tahun lalu santri wajib belajar komputer. Hal ini ditopang dengan Ilmu Teknologi dan Komunikasi yang telah berkembang pesat”, tutur beliau. Lebih lanjut Pak Kyai menambahkan, ”Oleh karena itu kami berupaya keras untuk memfasilitasi dengan program yang lebih menggigit, yaitu program kejuruan di bidang komputer, dan untuk itu kami ingin menjalin hubungan yang baik dengan LP3i.”

Drs. Aep I. Somantri merespon positif gagasan Pimpinan Pesantren untuk mendirian SMK ini. Beliau juga optimistis terhadap pendirian SMK di lingkungan pesantren. ”Bahkan, dengan menginap dan tinggal berasrama, bisa jadi SMK model, dengan memadukan kurikulum pesantren dengan SMK”, tutur beliau. Beliau menambahkan, ”Dan tentunya harus terukur segala hal dalam pengajaran SMK.” Beliau berharap SMK Darunnajah Cipining mampu mencetak guru teknologi informasi (TI) yang mumpuni dan ikhlas, menelorkan lulusan yang siap kerja dan mampu menjadi praktisi bidang TI.

Drs. Sholehuddin menyebutkan tiga hal penting yang harus dipersiapkan untuk pendirian SMK. Pertama, secara kelembagaan, harus mengusulkan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) sebagai kode legalitas pengakuan dari pemerintah. Kedua, semua guru dan administraturnya harus mempunyai Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). Ketiga, semua siswanya harus mempunyai Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).

Beliau menambahkan, selain sebagai syarat penerbitan izin, hal itu terkait pemerintah telah mempunyai dana bantuan teknologi khusus bagi pesantren yang memiliki sekolah kejuruan yang sudah berizin. Alhamdulillah, kini SMK Darunnajah Cipining telah memperoleh izin pendirian dengan Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, nomor 421/04-Disdik, tertanggal 5 Januari 2009.

SMK Darunnajah Cipining yang kini baru berumur satu tahun itu membuka bidang keahlian Teknologi Informasi, dengan program keahlian (kompetensi jurusan) multi media, animasi, dan teknik komputer dan jaringan. Menurut ustadz Sholeh Ahmad, S.Kom, ditargetkan lulusannya dapat mandiri dalam kerja maupun kuliah nantinya.

Saat ini, siswa-siswi SMK Darunnajah Cipining berjumlah 31 orang (Kelas X), dengan 19 guru yang kompeten di bidangnya masing-masing. Fasilitas yang telah dimiliki antara lain 3 ruang laboratorium komputer, production house (PH), multi media projector, audio. SMK Darunnajah Cipining juga mendukung pembelajaran dengan software terbaru. Selain itu kepada siswa-siswinya diberikan kemudahan berupa gratis biaya internet dan gratis biaya praktik.

Hingga sekarang SMK Darunnajah Cipining baru menerima siswa-siswi nonasrama yang berasal dari lingkungan sekitar pesantren. Namun demikian, bagi siswa/siswi yang ingin bermukim, terutama mereka yang berasal dari jauh, Darunnajah menyediakan asrama di kampus 2 (pesantren lokal). Biaya (iuran sekolah) bulanan untuk tahun diklat 2009-2010 adalah sebesar Rp 48.000,- Dan untuk itu panitia penerimaan siswa telah siap mendaftar para calon siswa/siswi.

Berkaitan dengan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (ICT), alhamdulillah, bulan Juni 2009 ini telah dicapai kesepakatan antara pesantren dengan perusahaan penyedia jasa internet (ISP) PT Nasional Online Tangerang untuk pemasangan tower jaringan internet nirkabel. Pemasangan tower akan dilaksanakan medio Juni 2009. Dengan fasilitas ini dalam waktu dekat insyaallah kampus Pesantren Darunnajah Cipining akan menjadi ”free hotspot area”.

Salah satu keunggulan dan keunikan SMK ini adalah penambahan muatan lokal berupa ilmu pendidikan dan metodologi pembelajaran, di kelas XI dan kelas XII. Keunggulan lain adalah perhatian penuh kepada sisi amaliyah (pengamalan) ibadah siswa-siswinya. Dengan kompetensi-kompetensi ini diharapkan lulusannya nanti memiliki pilihan profesi yang lebih, antara lain sebagai guru.

Hal ini memang sengaja didesain, sejalan dengan visi dan misi pesantren, yang mencita-citakan terbentuknya generasi (mundzirul qaum dengan ciri-ciri utama) IMAMA. Maksud dan tafsir kata ini adalah sebagai berikut: Imam (pemimpin dalam pengertian yang luas); Muttaqi (mengamalkan ajaran agamanya); Alim (komitmen kepada pencapaian ilmiah dan prestasi akademik); Muballigh (mampu berdakwah melalui profesi yang digelutinya); dan Amil (memiliki kompetensi dan keterampilan kerja riil untuk didedikasikan bagi maslahat ummat). [Laporan Evita/Musta’in/Mufti].

smk.jpg (16 KB)

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14 Serang Banten

Detik-detik melepas K.H. Saifuddin Arief

KH. Saifuddin Arief, SH.MHKH. Saifuddin Arief, SH.MHKH. Saifuddin Arief, SH.MHKH. Saifuddin Arief Memotivasi Santri Untuk BerprestasiDokumentasi Pemakaman K.H. Saifuddin Arief, S.H., M.HKalimat Takziah K.H. Nasir