Direktur SDM Ikuti International Seminar on Islamic Educational (ISIE) di Malaysia

Direktur SDM Ikuti International Seminar on Islamic Educational (ISIE) di Malaysia

Ustadz Muhammad Yogi Saputra, M.Pd., pada 3–5 November 2025 bersama rekan-rekannya mahasiswa Program Doktoral (S3) Manajemen Pendidikan Islam Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Angkatan 2024, telah sukses menyelenggarakan International Seminar on Islamic Educational (ISIE) 2025, sebuah forum ilmiah internasional yang menjadi syarat akademik sebelum pengajuan judul disertasi.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi resmi antara Mahasiswa S3 MPI UMJ dengan Universiti Malaya, salah satu kampus unggulan di Malaysia. Seminar berlangsung selama tiga hari dan diikuti oleh seluruh mahasiswa S3 MPI UMJ Angkatan 2024 dalam kapasitas mereka sebagai peserta seminar sekaligus presenter artikel ilmiah.

ISIE 2025 menghadirkan dua tokoh akademik internasional: Assoc. Prof. Dr. Saeful Bahri, Lc., M.A., Ketua Program Studi S3 Manajemen Pendidikan Islam UMJ dan Dr. Muhammad Azrien bin Moh. Adnan, Department of Islamic History, Civilization and Education, Academy of Islamic Studies, Universiti Malaya.

Kedua narasumber memberikan pemaparan yang mendalam mengenai perkembangan kajian pendidikan Islam, metodologi penelitian, serta arah inovasi penelitian di era global. Kehadiran dua akademisi tersebut memberi nilai ilmiah tinggi dan menjadi motivasi bagi para mahasiswa dalam menyempurnakan kualitas penelitian mereka.

Tujuan Akademik dan Pengembangan Kompetensi. Selain menjadi persyaratan akademik untuk studi doktoral, seminar internasional ini bertujuan: melatih mahasiswa dalam menyelenggarakan kegiatan akademik skala internasional, membangun jejaring kolaboratif antara UMJ dan institusi pendidikan luar negeri dan memberikan pengalaman langsung dalam mempresentasikan artikel ilmiah di forum internasional. Seluruh peserta juga diwajibkan menyusun artikel ilmiah dan mempresentasikannya secara paralel selama kegiatan berlangsung.

Selaku Direktur SDM dan Kader Dosen Universitas Darunnajah, Ustadz Yogi menjelaskan bahwa seusai seminar, para mahasiswa diwajibkan untuk mengembangkan artikel yang telah dipresentasikan dan mengirimkannya ke jurnal internasional sebagai bentuk tindak lanjut akademik. Langkah ini diharapkan meningkatkan kualitas publikasi ilmiah mahasiswa serta kontribusi UMJ dalam khazanah intelektual global.

Selain rangkaian seminar, peserta juga berkesempatan mengunjungi sejumlah destinasi ikonik di Malaysia sebagai bagian dari kegiatan edukatif, di antaranya: Taman KLCC, Masjid Putrajaya, Genting Highland, dan Batu Caves. Kunjungan ini memberikan pengalaman budaya sekaligus memperluas wawasan mahasiswa tentang peradaban dan perkembangan masyarakat di negara tetangga (negeri Jiran).

Pendaftaran Santri Baru