DIC, Agenda Positif Santri!

Seiring berjalannya kegiatan UN berlangsung, pesantren terus bekali para santri dengan hadirkan berbagai ajang menarik yang berdomisili pendidikan Agama Islam maupun Pengetahuan Umum. Dalam rangka mengisi waktu  luang, para santri diwajibkan berpartisipasi untuk mengikuti kegiatan yang telah disiapkan oleh segenap pengurus. Kegiatan tersebut bertajuk DIC (Darunnajah Islamic Competition). Motto yang digaungkan pada kegiatan tersebut yaitu “Al Aqlu Ssalimi Fil Jismi Ssaliim”, Senin (22/04/13).

acara yang satu ini merupakan kegiatan perdana yang di adakan di pesantren darunnajah cipining, dalam rangka mengisi waktu kosong selama 4 hari para santri yang lainnyapun disibukkan dengan berbagai perlombaan.

Adapun beberapa mata lomba yang diadakan di antaranya: Pidato 3 Bahasa, Story Telling, Speeling Bee, MTQ(Musabaqoh Tilawati Al-Qur’an), Nasyid, Puisi Berbahasa, Panca Lomba, Jika Aku Menjadi, Hasta Karya, Bola Sarung, Sing A Song, Debat, Senam Rekreasi, SMS(Semaphore, Morse, Sandi), Pionering,  Footsal, Bola Basket,  Dll.

Pukul 08.00 WIB upacara pembukaan dimulai, dalam kesempatan tersebut diikuti oleh ratusan santri darunnajah cipining meliputi santri kelas VII, VIII dan Intensif yang mencakup seluruh Kampus 1, 2 dan 3. Di samping itu di hadiri pula oleh segenap dewan guru, berikut dengan seluruh jajaran panitia kelas X MA.

Acara dibawakan sekaligus dibuka oleh Mc yakni Luciano Hayatul dan Meydi Risyandi keduanya merupakan santriwan kelas X MA, setelah itu dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang di lantunkan oleh saudara Nasuha. Disambung dengan sambutan yang di sampaikan oleh M. Faris Khoirul Fajri selaku Ketua DIC.

“Sebagai umat muslim kita semua mempunyai kewajiban untuk dapat menuntut ilmu, dalam kegiatan inipun kalian sedang menuntut ilmu. Karna pada hakikatnya menuntut ilmu itu bukan hanya berada di ruang kelas saja. Tapi bisa juga di luar kelas dalam rangka mengembangkan ataupun meningkatkan kecerdasan kita baik dalam segi IQ,SQ, dan EQ. Semoga dalam waktu yang sangat berharga ini dapat memberikan manfaat dan pengalaman yang menarik untuk kalian semua. Anggap saja kegiatan ini merupakan wahana untuk dapat menunjukkan bakat dan potensi diri.” Ujar Ust. Mukhlisin Ibnu Muhtarom S.H.I selaku perwakilan dari Ka. Biro Pengasuhan Pesantren dalam sambutan.

Setelah upacara selesai, para santri diintruksikan langsung untuk menuju lokasi yang telah di sediakan dalam hal ini para santri akan melangsungkan Manasik Haji yang di bimbing langsung oleh Ust. Mustajab untuk para santriwan dan Usth. Rima untuk bimbingan para santriwati.

Para santri diberikan wawasan tentang pakaian Ihram, beberapa tempat yang harus dikunjungi ketika melaksanakan ibadah haji maupun umrah diantaranya berada di kota mekkah dan madinah, sekaligus pemberian doa-doa ataupun bacaannya. Tak hanya itu, para santri di ajak langsung untuk dapat mempraktikan beberapa tahap dan cara ibadah haji yang benar. Diantaranya melakukan Thawaf (mengelilingi Ka’bah sebanyak 7x), Lempar Jumrah, Sa’i (lari kecil dari bukit shofa sampai marwa), dll.

Begitulah sedikit gambaran kegiatan DIC di hari pertama, semoga dapat bermanfaat dan membawa berkah bagi seluruh keluarga besar darunnajah. Amin

(WARDAN/Annisa)