Dinginnya udara di pagi kota Sukabumi tak dapat menciutkan nyali kelima Peserta Daurah utusan dari Pesantren Darunnajah Cipining, untuk mengambil air wudhu. Dua puluh menit menjelang dimulainya pertemuan jam pertama ini dimanfaatkan oleh Ustadz Trimo S.Ag, Ustadz Deni Rusman, Ustadz Mukhrizal, Ustadz Asnawi dan Ustadz Saeful Bahri, A.Ma Pd untuk shalat Dhuha. Tersimpan harapan bahwa Ilmu yang akan mereka dapatkan pada Daurah Bahasa Arab ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi mereka terutama, umumnya bagi Pesantren tempat mereka mengabdikan diri, Darunnajah Cipining.
Daurah Bahasa Arab yang diselenggarakan di Pesantren Al-Himmah Sukabumi Jawa Barat ini dilaksanakan mulai dari tanggal 24 – 29 Juli 2010. Materi yang diberikan kepada peserta yang berasal dari berbagai Pesantren yang ada di Jawa Barat dan Jakarta ini adalah: (1) Qa’idah dalam Aqidah Islamiyah, (2) Fiqih Puasa dan Zakat, (3) Pembekalan untuk Mubaligh, (4) Pelajaran Bahasa Arab, (5) Tafsir Al-Qur’an dan (6) Tilawatil Qur’an. Pembicara yang memberikan materi Daurah ini adalah Tiga orang Syeikh yang berasal dari Mamlakah Su’udiyah Arab Saudi, mereka adalah; Dr Syeikh Yasir Al-Fambani Al-Hafidz, Dr Syeikh Fahd ‘Amiri Al-Hafidz dan syeikh Ghias Abdul Bhaqi Syarif.

Yayasan Syeikh Ali Thanthowi yang menyelenggarakan Daurah Bahasa Arab ini menyampaikan bahwa salah satu tujuan dilaksanakan Daurah ini diantaranya adalah upaya untuk memelihara dan memurnikan Aqidah Islamiyah dan kembali kepada Al-Qur’an dan Hadits Nabi saw. Selain itu, pembelajaran bahasa Arab sangat dicanangkan, karena tidak mungkin akan memahami kitab suci Al-Qur’an sementara kemampuan berbahasa Arab tidak ada. Untuk itu, sangat pas jika materi Daurah ini disampaikan oleh narasumber yang berasal dari kota Ka’bah ini dengan menggunakan bahasa Arab. Sehingga, kemampuan para peserta yang berjumlah 80 orang ini dalam menggunakan bahasa Arab semakin terlatih.
Aktifitas para peserta Daurah cukup padat, materi pada jam pertama dimulai pada Jam 08.00 WIB sampai dengan 10.00 WIB. Setelah itu istirahat selama 15 menit, sambil meneguk teh hangat yang telah disediaka oleh panitia. Kemudian pada jam 10.15 WIB disambung kembali dengan materi yang lain hingga waktu Dzuhur tiba. Materi disampaikan oleh Syeikh Yasir Al-Fambani Al-Hafidz dan Syeikh Fahd ‘Amir Al-Hafidz secara bergantian setiap harinya. Setelah Shalat Dzuhur secara berjama’ah, Peserta makan siang dan Istirahat sejenak.

Pukul 13.30 WIB Peserta Daurah harus kembali ke tempat dilaksanakannya Daurah, yakni Aula Masjid Al-Himmah lantai satu. Materi ketiga ini dilaksanakan hingga pukul 15.00 atau hingga saat Shalat Ashar tiba. Setelah melaksanakan Shalat Ashar berjama’ah, peserta kembali ke ‘ruangan belajar’ untuk melanjutkan materi selanjutnya. Dan materi ke empat ini dilaksanakan hingga pukul 17.30 WIB. Setelah itu, seluruh peserta masing-masing mempersiapkan diri untuk melaksanakan shalat Magrib berjamaah. Bakda Maghrib di isi dengan acara “Khiwar” yang juga dipandu oleh Syeikh Yasir Al-Fambani Al-Hafidz hingga waktu Shalat Isya datang. Bakda Isya makan malam dan dilanjutkan dengan ramah-tamah antar peserta.
Penutupan yang sedianya dilakukan Tanggal 29 Juli 2010, dipercepat pada Hari Rabu Tanggal 28 Juli 2010 Pukul 14.00 WIB. Menjelang penutupan berlangsung, Ustadz Trimo, S.Ag menyampaikan usulan kepada Syeikh Ghias Abdul Bhaqi Syarif untuk menyelenggarakan Daurah Bahasa Arab ini berkelanjutan, bukan hanya dikalangan Pesantren tetapi merata disetiap wilayah hingga Masyarakat umum. Karena manfaat yang dirasakan sangat besar, selain masyarakat dapat belajar bahasa Arab, tentunya keimanan kita kepada Allah swt semakin meningkat dengan mempelajari Qaidah Ilmu Syar’ie yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits. [WARDAN/Kang DR]
