Darunnajah Cipining Masuk 10 Besar Orsos Terbaik Jawa Barat

Menyusul dinobatkannya pesantren Darunnajah Cipining sebagai organisasi sosial (orsos) terbaik di tingkat kabupaten Bogor pada bulan Agustus 2010 lalu, kini pesantren pimpinan KH Jamhari Abdul Jalal, Lc ini telah dinominasikan sebagai orsos 10 besar tingkat Jawa Barat. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh tim dinas sosial Jawa Barat yang berkunjung ke pesantren bersama pegawai dinas sosial kabupaten Bogor, Senin (27/6) kemarin.

Di depan tim tersebut, Bapak Kyai Jamhari memaparkan program unggulan yang berupa panti sosial anak asuh Darunnajah (PSAAD) baik yang bermukim (dalam panti) di pesantren atau tidak bermukim. Beliau mengatakan bahwa seiring dengan berdirinya pesantren, keberadaan anak asuh sebagai kader pesantren telah dimulai. Namun yang menjadi point penting dari keberadaan anak asuh pesantren ini adalah adanya pembebasan biaya (beasiswa), baik pada pendidikan formal (sekolah) maupun non formal (pesantren).

Selain itu, kegiatan sosial pesantren seperti program santunan sosial dan khitanan massal, dan mengkaryakan warga sekitar pesantren juga menjadi perhatian tim. Dikatakannya, bahwa sesungguhnya, baik langsung maupun tidak langsung, pesantren Darunnajah Cipining telah melakukan kegiatan sosial yang  cukup fastastis sehingga layak untuk diapresiasi dan mendapat perhatian pemerintah.

Untuk itu, hadirnya tim dinas sosial ke pesantren, selain melakukan visitasi terhadap program tersebut, juga sekaligus mengarahkan pesantren untuk mengikuti kegiatan pemilihan 3 besar orsos terbaik tingkat Jawa Barat yang akan diselenggarakan pada hari Kamis (30/6) besok di Bandung. Tim mengatakan bahwa sistematika kegiatannya adalah presentasi oleh pimpinan pesantren di hadapan 5 panelis yang bertindak sebagai dewan juri. Ketiga orsos terbaik, nantinya akan diikutkan dalam pemilihan orsos terbaik di tingkat nasional.

“Saya yakin, Bapak Kyai telah melakukan semua ini dengan baik dan apabila semua yang  telah dilakukan ini didukung dengan data-data kuantitatif, kami yakin Bapak Kyai juga bisa kita nominasikan sebagai orsos teladan” ujar Ibu Ida, salah satu anggota tim.

Kepala biro pengkaderan, Ustadz Isa Abdillah, SE sebagai penanggung jawab bidang ini menjelaskan bahwa saat ini terdapat 2 program beasiswa anak asuh yang berasrama (dalam panti) yaitu santri kader yang bernama Ashabunnajah dan santri tahfizh Al-Qur’an. Kedua program anak asuh itu, pada tahun ini mencapai jumlah kira-kira 80-an anak.

Mohon do’a semoga kegiatan presentasi yanga akan dilakukan oleh Bapak Kyai esok hari mendapat kemudahan dan menjadi pintu kebaikan untuk pesantren dan ummat. Amin (Wardan/Billah)