Dari Pelukan Orang Tua hingga Asrama Baru, Perjalanan Mandiri Santri Darunnajah 13 Dimulai Dari Pelukan Orang Tua hingga Asrama Baru, Perjalanan Mandiri Santri Darunnajah 13 Dimulai

Dari Pelukan Orang Tua hingga Asrama Baru, Perjalanan Mandiri Santri Darunnajah 13 Dimulai

Cidokom-Darunnajah 13 Robiul qulum menyambut kedatangan santri dan santriwati baru. Rasa semangat mewarnai kedatangan para santri dan santriwati baru. Dengan hati yang teguh mereka memulai langkah baru di pondok pesantren. 

Acara yang mulai dengan orientasi pihak pondok kepada wali santri dan anak tercinta mereka. Dengan nada yang teduh namun penuh ketegasan. Wakil Pengasuh menyampaikan nasihat-nasihat di hadapan para wali santri. Pesan-pesan mendalam tersebut disampaikan guna memberikan motivasi, meluruskan niat, dan menyuntikkan semangat dalam mengawali perjalanan panjang ini.

Dari Pelukan Orang Tua hingga Asrama Baru, Perjalanan Mandiri Santri Darunnajah 13 Dimulai

Dengan didampingi oleh para orang tua, Santri dan santriwati memasuki kamar baru mereka. rumah baru sekaligus suasana baru. Para santri dan santriwati mulai merapikan barang bawaan mereka. 

Saling menyapa dan berkenalan. Santri dan santriwati lain menyambut mereka dengan hangat. Senyum ramah dan tawa kecil perlahan memecahkan kekakuan di hari pertama. Obrolan singkat memulai kedekatan di antara keduanya. Rasa canggung yang sempat membayangi mendadak luluh oleh kehangatan persaudaraan. 

Sebelum melangkah meninggalkan pesantren, para orang tua terlihat berkumpul bersama anak-anak. Wajah ceria yang tadi terpancar kini perlahan berganti rasa haru. Ada kesedihan mendalam karena harus berpisah sementara dengan buah hati tercinta. Namun, seluruh perasaan gundah itu sanggup dibendung oleh rasa bangga yang membuncah. Kemauan kuat sang anak untuk memulai kehidupan baru di pesantren serta tekad menjadi penghafal Al-Qur’an menguatkan hati para orang tua.

Dari Pelukan Orang Tua hingga Asrama Baru, Perjalanan Mandiri Santri Darunnajah 13 Dimulai

Mencium kening serta pelukan hangat menjadi salam perpisahan yang begitu emosional antara orang tua dan anaknya. Di sinilah sang anak akan belajar tentang arti kehidupan dan menempa diri agar hidup mandiri. Sebab, langkah pertama keluar dari zona nyaman adalah tiket terbaik menuju samudra ilmu yang tak bertepi. Di balik kesederhanaan pondok, proses penempaan mental dan perluasan wawasan resmi dimulai.