Ahad (08/11), 2 orang santri Darunnajah Cipining berkesempatan untuk mengisi acara tabligh akbar yang diselenggarakan oleh para pemuda dan pemudi di RT/RW 01/08 desa Ciaruteun kecamatan Cibungbulang kabupaten Bogor. Kedua santri yang memiliki kesempatan untuk menjadai Qori’ dan Penceramah itu adalah Syarief Hidayatullah dan Muhammad Fawwazul Haqie, keduanya adalah santri kelas XI TMI asrama.

Kedua santri asal Bogor tersebut berangkat dari pondok pada pukul 15.30 WIB usai sholat Ashar. Setelah singgah dan beristirahat di rumah Fawwaz di Lw. Liang, akhirnya kedua santri tersebut sampai ketempat tujuan pada pukul 20.00 ba’da Isya’. Acara pun segera dimulai dengan diiringi oleh grup marawis pondok pesantren setempat.
Saatnyapun tiba, MC membuka acara dan mempersilahkan Syarief untuk melatukan Ayat-ayat Al Qur’an. Pada surat Al-Anfal ayat 1 hingga 6, lantunan ayat-ayat suci tersebut tersa indah dan menunjukkan kebesaran Sang Penciptanya. “Alhamdulillah, saya senang diberi kesempatan untuk mengaji di acara tabligh akbar ini, karena ini merupakan suatu kebanggaan bagi saya sendiri” ujar ketua Ikatan Qori’ Darunnajah (IQDA) baru tersebut.
Selajutnya, tiba giliran Muhammad Fawaz untuk menyampaikan beberapa tausyiahnya. Dengan durasi waktu sekitar 45 menit, ketua Ikatan Muballigh Darunnajah (IMDA) Santri itupun menyampaikan beberapa materi yang berkaitan dengan hampir rusaknya akhlaq generasi muda zaman sekarang ini. ”Sampaikanlah walau hanya satu ayat” ujarnya sebagai prakata ceramahnya.
Acara pun berakhir pada pukul 22.30 WIB. Ada yang menarik dalam acara tersebut, yaitu sambutan dari ketua RW yang menggunakan pembukaan Bahasa Arab, setelah ditelusuri ternyata pak RW yang bernama lengkap Saiful Muchtar itu adalah Alumni Ponpes Gontor Darussalam angkatan Ustadz Faruq Abshori, yang bermukim di Darunnajah 2 Cipining. “Ini merupakan pengalaman yang sangat mengesankan, bisa bertemu kembali dengan sesama santri. Setelah 15 tahun tidak berbicara bahasa Arab” ujar Pak RW. Akhirnya keesokan harinya kedua santri itupun kembali ke ma’had pengalaman dan kesan cukup mendalam.