Narasumber: Ust. Muhammad Irfannuddin kurniawan M.Ud.

Mengapa petugas upacara harus digilir?

Semua yang ada Pondok ini adalah pendidikan yang ditujukan untuk santri secara merata, sehingga petugas upacara pun harus digilir supaya semua santri merasakan secara merata bagaimana caranya memimpin.

Apa tujuannya?

Agar semua santri merasakan pendidikan yang ada di Pondok sebagai pengalaman bagi seluruh santri, masih banyak dari santri yang belum memahami arti dari tujuan digilir nya petugas upacara.

Dari agenda ini dapat diambil perumpamaan seperti makanan yang harus dirasakan oleh semua santri dengan hanya sedikit pengorbanan yang dilakukan membuat hanya segelintir dari santri yang merasakan hingga kini oleh karenanya harus digilir semua santri.

Apakah hal itu merubah tradisi?

Bukan merubah tradisi yang telah ada di Darunnajah tetapi memperbaiki yang sudah ada menjadi lebih baik. Menyadarkan orang yang belum sadar tentang penting nya pemimpin dan bahwa hal tersebut akan berguna di masyarakat kelak.

petugas upacara

Suasana Kegiatan Upacara di Pondok Pesantren Darunnajah

Bagaimana terhadap santri yang merasa diperlakukan tidak adil akan hal ini?

Dari tradisi yang sudah berjalan, seperti yang diketahui bahwa yang menjadi petugas adalah santri yang berpengalaman, lalu jika kelas nya itu mendapat jadwal tidak harus ia lagi, melainkan bagi santri yang belum merasakan hal tersebut, jadi semua santri akan mendapatkanya secara merata.

Mengapa untuk sadar itu berat?

Bukan berat dalam hal ini tetapi enggan dalam melaksanakannya hal ini dipengaruhi oleh 2 faktor, yaitu :

  • Tidak mampu/ Pesimis
  • Sombong/ Takabur

Sebagaimana yang digambarkan dalam Al-Qur’an tentang sifat iblis:

وَاِذْ قُلْنَا لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اسْجُدُوْا لِاٰدَمَ فَسَجَدُوْٓا اِلَّآ اِبْلِيْسَۗ اَبٰى وَاسْتَكْبَرَۖ وَكَانَ مِنَ الْكٰفِرِيْنَ

Artinya:

Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu kepada Adam!” Maka mereka pun sujud kecuali Iblis. Ia menolak dan menyombongkan diri, dan ia termasuk golongan yang kafir. (Al-Baqarah : 34)

Merasa tidak mampu karena mereka sudah pesimis dan merasa tidak bisa sebelum memulai, dan yang paling buruk ketika mereka yang sudah merasa bisa dan mereka tidak mau atau sudah merasa jadi pengurus, maka mereka sudah menyerupai perangai iblis.

petugas upacara

petugas upacara

Apa evaluasi dari upacara kemarin?

Dari keterlambatan upacara Hari Sabtu, Tanggal 2 Februari 2019, bahwa santri belum mempuyai sifat amanah dilihat dari kesadaran dalam menjalankan uapcara tersebut begitupun dengan bagian yang ditunjuk untuk mengatur jalan nya upacara tersebut, kurang bertanggung jawab dalam hal ini.

Bagaimana mengatur jalannya upacara?

Dengan mempersiapkan diri dan berlatih 4x sebelumnya, dan  pengurus menggerakkan santri jam 06:15, 30 menit sebelum jalannya upacara dan persiapan di lapangan jam 06:30, 15 menit sebelum upacara berjalan, dan mulai tepat jam pertama pelajaran yaitu jam 06:45 dan berlangsung selama 30 menit tanpa interupsi.

baca juga “bagaimana ujian di darunnajah”