[Celoteh Santri] Pelantikan JRM santriwati

PENGURUS BARU, SEMANGAT BARU!!!!

“ Asyhadu An Laa Ilaaha Illalahu wa Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah,

kami bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan kami bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah………

 Kalimat itulah yang diucapkan oleh para santriwati kelas 4 TMI Darunnajah di Masjid Jami’ Darunnajah pada saat acara pelantikan pengurus Jam’iyatu Roasail Muhadhoroh atau yang biasa kita sebut JRM masa bhakti 2008/2009.

Pelantikan berlangsung pada sore hari setelah shalat Ashar dan disaksikan oleh para majelis guru, kakak pengurus OSDN, kakak pengurus JRM masa bhakti 2007/2008, serta disaksikan pula oleh hujan  yang setia menemani para santriwati dalam pelaksanaan acara pelantikan tersebut. Acara pelantikan berlangsung dengan khidmat dan tertib. Awalnya pelantikan akan dilaksanakan pada waktu Muhadhoroh setelah jam istirahat, namun diundur menjadi sore hari ba’da shalat Ashar karena Ust. Sofwan tidak ingin waktu Muhadhoroh terganggu oleh kegiatan lain.

“ Kalian harus senang dalam berpidato karena dengan berpidatolah kita bisa menggetarkan hati orang lain, kita bisa membawanya ke jalan yang benar. Nabi Muhammad SAW membuat orang-orang di sekelilingnya menjadi pengikutnya dalam memeluk agama islam dengan cara berpidato”, kata Ust. Saifullah Al-Bantani dalam pidatonya sekaligus sebagai pemberi sambutan dalam acara pelantikan tersebut. Sebenarnya beliau berada dalam acara tersebut merupakan hal yang tidak disengaja, setelah shalat Ashar di masjid belaiu terjebak hujan dan “iseng” berwirid sambil menunggu hujan reda, namun beliau kaget karena melihat para santriwati lalu lalang di kawasan masjid putra. Setelah beliau tahu bahwa akan diadakan pelantikan pengurus JRM, beliau ingin melihat sekaligus ingin memberikan sedikit nasihat kepada para santriwati.

JRM merupakan suatu lembaga yang bertanggung jawab atas berlangsungnya kegiatan Muhadhoroh di Darunnajah dan dibawahi oleh Bagian Pengajaran OSDN. Dengan adanya JRM diharapkan kegiatan Muhadhoroh di Darunnajah menjadi lebih baik. Karena kualitas santri dalam berpidato saat ini masih kurang.

Minimnya semangat para santri dalam berpidato menyebabkan masih banyak santri yang mengumpat ketika Muhadhoroh dan berbagai macan alasan yang dilontarkan agar mereka dapat “terbebas” dari yang namanya Muhadhoroh. Kebanyakan dari mereka merasa bosan dengan adanya kegiatan Muhadhoroh dan masih malu-malu jika disuruh maju ke depan untuk berpidato. Itu adalah masalah yang sangat rumit dan masih belum ditemukan pemecahannya sampai sekarang, bagaimana cara meningkatkan semangat santriwati dalam mengikuti kegiatan Muhadhoroh.

Kegiatan Muhadhoroh ini akan sangat berguna untuk masa depan kita dalam menjadi seorang pemimpin (Amin…) agar kita tidak canggung dan sudah terbiasa berbicara di depan orang banyak.Semoga pengurus JRM yang baru ini lebih baik dari pada tahun-tahun sebelumnya, dengan SEMANGAT BARU menjadikan kegiatan Muhadhoroh sebagai kegiatan yang digemari para santriwati Darunnajah.[]