[Celoteh Santri] Mufradat versi baru bagi kelas III

[Celoteh Santri] Mufradat versi baru bagi kelas III
Oleh Imam Khairunnas
Santriwan kelas III TMI Darunnajah

    Mufradat adalah aktivitas harian bagi para santri pondok pesantren di seluruh Indonesia. Mufradat adalah pembagian kosakata bahasa Arab dan Inggris untuk kemajuan berbahasa para santri dan penambahan ilmu pengetahuan. Mufradat biasanya dipimpin langsung oleh bagian bahasa OSDN atau dipimpin oleh para mudabbir rayon. Ketika dua tahun yang lalu kegiatan Mufradat di pondok pesantren Darunnajah dilaksanakan sehari dua kali yaitu ba’da shalat shubuh dan qabla naum atau sebelum tidur sekitar pukul sepuluh malam di rayon masing-masing, namun sekarang ini Mufradat hanya dilaksanakan sehari hanya sekali yaitu ba’da shalat isya’.

    Tempat-tempatnya untuk kelas satu di rayon mereka masing-masing, untuk kelas dua bertempat di bustanul ma’had (taman di samping Masjid), untuk kelas III di Math’am Nusantara, dan untuk para santriwan kelas IV tempatnya di Masjid. Sebenarnya bukan hanya mufradat saja yang merupakan aktivitas untuk peningkatan bahasa pondok masih banyak yang lainnya seperti tasyji’ulllughah, muhadatsah  yang dilaskanakan setiap hari senin dan jum’at pagi, ataupun musabaqoh atau perlombaan.

    Untuk para santriwan kelas III yang 15 hari lagi keluar dari pondok peasntren Darunnajah bagi yang tidak melanjutkan ke jenjang ‘Aliyah dan merupakan perpulangan bagi yang melanjutkan mendapatkan terobosan baru dari kegiatan tersebut. Mufradat bagi kelas III diganti dengan pelajaran Sharaf, Nahwu, dan Grammar. Kegiatan ini merupakan ide dari ketua bagian bahasa OSDN 2008-2009 yaitu Kak Irwansyah Maulana. Lalu Mufradat versi baru bagi kelas III ini langsung dipimpin olehnya.

    Dikarenakan santriwan kelas III akan mengikuti ujian pondok yang akan diselenggarakan pada pertengahan bulan Juni nanti lebih tepatnya ketika para santri mengikuti Ujian Semester II, dan materi Ujian pondok adalah pelajaran – pelajaran seperti Nahwu, Sharaf, Grammar, Khat, Ushul Fiqh, Mahfudhat, dsb. Menurut Wakil Ketua OSDN 2008 – 2009, Kak Burhan Fadhillah Sholehuddin kegiatan ini sangat membantu sekali untuk pembelajaran tambahan bagi santriwan kelas III, dikarenakan untuk menghadapi Ujian Pondik yang sudah ada diambang pintu, terutama yang melanjutkan hingga ke jenjang Áliyah.