[Celoteh Santri] Meriahnya Haflatut Takhrij Angkatan ke XXXI

{mosimage} Haflatut Takhrij atau yang sering kita sebut Haflatul Ikhtitam yang dalam bahasa Indonesianya adalah Pelepasan Wisuda pada hari ini sangat berlangsung meriah sekali. Acara ini langsung dipandu oleh MC Kak Nur Zoelva S. yang berbahasa Arab dan Kak Fatih Zulfahmi yang berbahasa Indonesia. Pada setiap tahun biasanya para santri tidak mengikutinya dan yang mengikutinya adalah perwakilan dari kelas seperti ketua kelas dan wakil ketua kelas yang ditunjuk oleh TMI, namun pada tahun ini diikuti oleh seluruh santriwan – santriwati mulai dari kelas I sampai dengan kelas V.

Merdunya Suara Al-Qur'an lantunan Kak Faisal Hidayatullah, santriwan kelas VI TMI Darunnajah membuat para tamu undangan takjub dengan kemerduan suaranya. Pertama – tama para santriwan kelas I sampai dengan kelas III dan juga kelas Intensif menjadi Pagar betis dahulu ketika Menteri Negara Perumahan Rakyat, Bapak H. Muhammad Yusuf Asy'ari datang ke Pondok Pesantren Darunnajah bersama istrinya dan rombongannya dengan mobil sedan berwarna hitam yang berplat RI 44.

          

Mantan Menteri Agama, Bapak Prof.Dr.H. Said Husain Agil Al-Munawar, MH. Juga datang karena beliau juga merupakan salah satu wali santri yang telah menjadi wisuda, yaitu Kak Faishal Agil Al-Munawwar, Santriwan kelas VI MAK @ yang mendapatkan beasiswa di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Beliau juga menyampaikan jika kita telah lulus dari SMA kalau bisa kirta harus kuliah mulai dari S1, S2, S3, dan bisa menjadi Guru Besar, dan itupun masih belum cukup, juga harus bisa menemukan karya ilmiah yang dapat menjadi panutan umat dan bangsa baik Indonesia maupun Internasional.

Menurut Menteri Negara Perumahan Rakyat, Pendidikan yang diajarkan di Pondok Pesantren sangatlah baik dan kompleks, bahkan beliau pun sampai – sampai membuat pantun di akhir sambutannya "Banyak hewan yang mengalah, Jika melihat Gajah, Jika anak anda ingin berkah, maka sekolahkanlah di Darunnajah" dan semua para tamu undanagn dan para santri pun bertepuk tanagn dengan meriah. Ada juga keputusan baru yang diberitahukan oleha Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah, Bapak Drs.H. Sofwan Manaf,M.Si, yaitu mulai dari Alumni tahun 2015, wajib mengabdi atau menagajar selama satu tahun!, Wah, Ngabdi nih, gimana ya?