[Celoteh santri] Mahkamah Pengadilan Siswa, a.k.a UAN

True 3 years for students of Middle High is here. They're now preparing for their true 3 years, once in their life. Will they finish this part of education life? Or will this kind of examination gonna throw up throughout their dreams of High School life? in any other place, for sure.

Besok, (05/05/08) adalah UAN hari pertama. UAN memang langganan kontroversi. Sebagian berpikir, system UAN itu tidak adil, tapi ada juga mereka yang berkata bahwa UAN itu wajib diadakan agar semakin menghasilkan SDM Indonesia yang bermutu. Apapun pendapat sejuta orang, pemerintah tidak kapok menyelenggarakannya, bahkan menambah satu mata pelajaran, Ilmu Pengetahuan Alam, untuk mereka yang SMP. Dan meningkatkan nilai standar kelulusan menjadi 4,50. UAN diharapkan dapat memproduksi SDM yang potensial dengan cara yang praktis.

"Kesal juga kalau UAN jadi tambah repot tiap tahun. Kita yang ngejalanin mau nggak mau stress juga… orangtua apalagi!," keluh Lita, salah satu peserta UAN. UAN kali ini juga terasa lebih ketat. Para pengambil soal digiring segala sama polisi. Seram juga. Pemerintah benar-benar serius rupanya. Meski siswa SMA maupun SMP tetap saja dibuat bingung, mengapa seandainya pemerintah ingin meningkatkan kualitas SDM, mereka tidak mempersulit rakyat untuk mendapatkan pendidikan? Buku sekolah bebas biaya misalnya, atau peningkatan kesejahteraan guru? Bagaimanapun pendidikan adalah tanggung jawab semua. Perlu diselesaikan bersama-sama tidak hanya dengan sistem 4 hari ini. UAN memang kontroversi, disadari atau tidak. Tapi inilah wujud kepedulian Indonesia untuk memajukan pendidikan. Praktis dan mudah.