[Celoteh Santri] Koin yang Berarti dimata Para Santri

Dirumah mungkin recehan berguna untuk memberi sedekah kepada para pengemis yang suka keliling dan juga anak-anak kecil yang terlantar atau juga pengamen yang berkeliling bersama gitarnya.Tetapi recehan atau dikenal juga dengan koin berarti dikalangan para santri.Mengapa koin dikalangan para santri Darunnajah ini sangatlah berarti seperti harta karun yang tersembunyi???Di Pondok Pesantren Darunnajah banyak sekali fasilitas-fasilitas yang terpenuhi untuk para santri contohnya:ITC(International Telepon Coin) atau bisa juga disebut telpon umum(TU).Tempat ini biasanya paling sering dikunjungi banyak para santri yang hendak menelpon orangtuanya ataupun sanak keluarganya yang dekat.Tapi jangan salah sangka kalau telpon umum dijadikan buat menelpon seseorang yang dicintainya yaitu CeWek.Biasanya kalau menelpon Cewek,para santri harus menabung receh dari Rp500,00 hingga Rp5.000,00.SubhanAllah.

Para santri juga kadang-kadang kesel kalau koinnya yang ia masukkan ke dalam mulut telpon,nyangkut apalagi kalau koinnya nilainnya gede,Beh…kesel kali yach(sama yang nulis he..he..).Biasanya para santri mengambil atau berusaha mencari sedotan bekas ataupun kayu yang lebarnya kecil agar dapat mengambil koinnya yang nyangkut tadi.Alhasil,banyak para santri mendapatkannya yang lebih banyak dan juga ada yang dikit dan lebih parah nggak dapat sama sekali(kasian yach…).Tapi dengan akal para santri yang sehat ini banyak telpon umum yang rusak akibat tangan-tangan jahil para santri.Sst…Ini yang paling gokil,Biasanya kalau sudah ada berita perpulangan atau perpulangan semester,para santri bepergian ke telpon umum untuk memberitahukan kepada orangtuanya agar dijemput dari rumah.Antriannya nich…udah ampe antri BBM langka aja.Tapi banyak juga para santri pergi ke WarTel(Warung Telpon).Alhasil lebih enak,slow,santai dan nikmat tapi bayarannya lebih mahal apalagi nelpon ke-HP atau ke luar Jawa,Beh..  مفلس  Deh.Dan juga sama antriannya kayak antri sembako di daerah terpencil.Dan para santri harus rela antri selama sekitar 3 menit-30 menit.SubhanAllah.So…kalau di TU ramai dan juga di Wartel ramai tunggu aja,ntar ujungnya juga nelpon.Santri juga membiasakan nelpon kalau ada yang penting,contohnya:Duit Habis,Tiga Bulan nggak didatangi orangtua,SPP belum bayaran,dan masih banyak lagi.Jadi bagi para santri yang ingin menelpon orangtuanya,kakek-nenek,om-tante,kakak-adik,saudara sepupu,sampai yang punya cewek,antum harus menabung receh dulu atau tidak kumpulin uang yang dari Alfa,Kantin dan Koperasi sampai numpuk.Atau tidak minta ama orangtua antum receh yang sudah tidak lagi berguna dirumah,mendingan buat ente aja dech.Kalau sudah sampai Rp5.000 hingga Rp20.000 nelpon antum pada sampai puas dah!Dijamin nggak strez mikirin tinggal berapa koin yang tersisa di layar telpon umum.He…He…He…