Klub Bahasa, banyak dibenci gak suka dipuji
Klub Bahasa atau santri-santri bilang sih LC (Language Club) kadang-kadang disebut juga Firqoh Lughoh merupakan salah satu gebrakan baru Bagian Bahasa 2007-2008 kemarin. Sekarang ini LC beranggotakan kurang lebih 30 orang. Kami semua tidak memandang kelas, buktinya kami semua dapat saling bekerja sama walaupun kami tidak sama dalam umur dan ilmu. Anggota kami terdiri mulai dari kelas 2, kelas 3, kelas Intensif, dan juga kelas 4.
Kami memiliki Struktrur, Ketua kami adalah Kak Abdan Al-Khairat santriwan kelas IV A, sedangkan Wakil Ketua kami adalah Kak Abdullah santriwan kelas IV A juga. Kami memiliki beberapa kegiatan, mulai dari kegiatan harian, kegiatan mingguan, kegiatan bulanan, dan lain-lain. Setiap ada kegiatan berbahasa seperti Membuat Majalah Dinding, Muhadatsah, Mufradat, Tasyji’ul Lughah, Mahkamah Lughah, dan juga lomba-lomba seperti Fathul Mu’jam, Fathul Munjid, Public Speaking Contest, dan lain-lain kami terlibat didalamnya.
Namun, masih banyak sekali Santriwan Darunnajah yang membenci dan menghina bahasa. Kita telah mengetahui bahwa Bahasa adalah Mahkota kita (pondok), namun jangankan memakai bahasa, menghafal kosakatapun banyak santriwan yang malas. Klub Bahasa pun dapat menjadi sasaran empuk sebagai tempat pembencian bagi para santriwan yang membenci bahasa, ada saja yang sukanya mengatakan : “Dasar, mentang-mentang anggota Klub Bahasa malah sok-sok an memakai bahasa resmi lagi!”, “Apa sih gunanaya bahasa resmi itu, kita kan orang Indonesia mustinya tuh kita harus memakai bahasa Indonesia dong !”.
Pondok Pesantren Darunnajah merupakan pusat pengkaderan para pemimpin masa depan yang bisa berbahasa internasional, bahkan Santri Darunnajah sebenarnya masih banyak yang memakai bahasa resmi kita, yaitu Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Hanya sekelompok kecil (minoritas) yang membenci para aggota Klub Bahasa dan juga mengatakan kata-kata seperti di atas tadi, mudah-mudahan mereka sadar dan mendapat hidayah dari Allah SWT untuk kembali ke jalan yang benar yaitu memakai bahasa resmi di pondok pesantren kita yang tercinta ini, yaitu adalah bahasa Arab sebaga bahasa agama kita dan bahasa Inggris sebagai bahasa Internasional.
Language Is Our Crown Because,
Your Language is Your Future