[Celoteh Santri] Kebangkitan OSDN = Kebangkitan Klub?!

Sore tadi, (10/03/08) Pembukaan klub-klub olahraga, secara resmi dibuka dengan anggota seluruh santriwati Darunnajah. Klub-klub tersebut akan mulai melaksanakan kegiatan minggu ini. Jika kita memperhatikan, sebenarnya klub-klub yang dibuat oleh OSDN tahun ini, amat sangat banyak dibandingkan OSDN tahun lalu. Bagian sosial saja  memiliki 3 klub tambahan (atau perkumpulan?) yang secara resmi dibentuk; DGH (Darunnajah Green Hero) yang bergerak dibidang penghijauan dan kelestarian lingkungan, SATAGANA (Santri Tanggap Bencana) yang merupakan realisasi dari proyek kerja OSDN 2007/2008, dan SADA (Santri Against Drugs Abuse). Berikutnya anggota DGH akan dilantik langsung oleh KLH (Kementerian Lingkungan Hidup), hari Jum’at nanti.

Klub MC, seperti yang direncanakan oleh bagian Penerimaan Tamu & Informasi akan segera dibentuk. Klub Tata Boga (bagian Keputrian), Klub Merangkai Bunga, Klub Desain Busana Muslimah (kerjasama bagian Keputrian dan Kesenian), klub Pers & jurnalistik oleh bagian Pers & Jurnalistik, klub Bahasa (oleh bagian bahasa pusat)  ditambah 6 klub-klub olahraga.

Konsep pembentukan perkumpulan-perkumpulan (klub) seperti ini memiliki fungsi dan dampak yang positif dalam memperlihatkan kerja nyata bagian-bagian OSDN. Dengan melibatkan andil dan partisipasi santri, maka manfaat dari adanya bagian-bagian  tersebut (bisa disebut ekstra selain Keamanan, Pengajaran, & Bahasa) dapat dirasakan oleh segenap santri Darunnajah.

Tentu saja untuk terus mengelola klub-klub sebanyak ini, dibutuhkan usaha yang keras  dari para pengurus. Bukan hanya itu, tapi juga dukungan penuh dari pihak guru. Dalam pengelolaan klub, peran guru dan pembimbing (dalam hal ini, terutama BPS) sangat dibutuhkan. Jika boleh jujur, kebanyakan para pengurus mengaku mendapat kesulitan mendapat dukungan. Dalam hal moriil maupun materil. Semoga saja klub-klub yang banyak ini akan terus eksis.