[Celoteh Santri] Hari yang Tidak Bisa Diganggu Gugat

Farah Aisyah
 kelas V TMI Darunnajah

Seluruh kegiatan yang terjadi di Darunnajah telah disusun dan dijadwalkan sesuai dengan waktunya. Begitu juga kegiatan pada hari Jum'at. Mulai kegiatan formal, ekskul, sampai kegiatan "wajib" dikala hari Jum'at seperti mencuci baju, beres-beres lemari, bersih-bersih kamar, dan istirahat secukupnya karena hari Jum'at merupakan weekend yang pastinya paling ditunggu. Hari Jum'at biasanya dimanfaatkan wali santri sebagai hari menjenguk anaknya yang ada di Darunnajah. Banyak juga santri yang izin keluar pondok atau pulang pada hari Jum'at, dan seluruh kegiatan ini sudah tidak bisa dirubah lagi semenjak dulu. Karena hari Jum'at memang waktu paling pas untuk mengerjakan apa yang belum sempat dikerjakan pada hari-hari sebelumnya. Bisa dibilang, hari Jum'at merupakan hari kemerdekaan para santri.

Karena kegiatan pada hari Jum'at sudah "terjadawalkan" sejak dulu, hal ini berimbas pada pelatihan fotografi minggu ke 3 klub jurnalis DN.com di Aula Empat Windu kemarin. Pelatihan yang tergolong mendadak ini (karena sebelumnya para anggota belum tahu kalau ada pelatihan pada hari Jum'at) menjadi sangat sepi. Maklum, para anggota hanya tahu bahwa pelatihan fotografi dilaksanakan pada hari Sabtu saja. Jadinya, anggota santriwan yang ikut lebih sedikit, namun peserta santriwati lebih sedikit lagi, hanya 3 orang. Memang, santriwan lebih banyak jumlahnya. Pelatihan yang biasanya ramai karena masing-masing "kubu" saling adu semangat, menjadi lebih sepi karena hanya 1 kubu yang ramai. Walaupun sepi, pelatihan ini tidak membuat para peserta menjadi tidak bersemangat. Mereka tetap antusias mengikuti pelatihan yang kembali diisi oleh Kak Alfiansyah Ruslan, fotografer yang bekerja di sebuah majalah Islam.

Kenapa bisa sepi? Seperti yang ada diatas, santri (khususnya santriwati) sudah memiliki jadwalnya masing-masing. Belum lagi, Jum'at kemarin juga ada jadwal perpulangan untuk santri yang belum pulang minggu kemarin. Ada yang izin keluar pondok, ada yang pulang, dan alasan lainnya.