Oleh Imam Khairul Annas
Santriwan kelas V TMI Darunnajah
Pada Hari Ahad siang, Tanggal 10 Januari 2010 telah berlangsung acara Pemilihan Calon Ketua OSDN Pra Formatur Per Konsulat di Kawasan Kelas TMI Darunnajah, acara tersebut diikuti oleh seluruh santri dari kelas I sampai dengan kelas VI TMI Darunnajah. Acara berlangsung lancar dan baik, dan inilah cermin bahwasanya proses demokrasi di Negara kita sudah berjalan dengan bagus, karena selain Presiden, Gubernur, dan Walikotamadya serta Bupati di Negara Indonesia ini sudah berlangsung berbagai macam pemilihan-pemilihan dalam tingkat rendah seperti pemilihan ketua RT, pemilihan ketua RW, pemilihan kepala desa dan lain sebagainya. Pemilihan Calon Ketua OSDN Pra Formatur Per Konsulat ini merupakan bukan acara yang pertama kali di Pondok Pesantren Darunnajah, karena acara ini merupakan salah satu acara yang ada adalam rentetan acara Pergantian Pengurus OSDN, yang mana acara tersebut merupakan acara tahunan pondok yang dipanitiai oleh santriwan kelas V TMI Darunnajah.
Setiap konsulat mengirimkan 2 calon ketua OSDN yang maju ke dalam Pemilihan Big Ten yang diadakan pada hari Selasa sore, tanggal 12 Januari 2010, kecuali beberapa konsulat. Berikut ini adalah konsulat-konsulat yang mengirimkan 2 calonnya untuk menjadi Ketua OSDN, antara lain: Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Bogor, Parahyangan, Tangerang, Sumatera, Indonesia Timur, Jawa Tengah – Jawa Timur. Sedangkan konsulat yang hanya mengirimkan satu calonnya untuk menjadi ketua OSDN adalah Kalimantan, Banten – Cirebon, Jakarta Pusat, dan Luar Negeri.
Jakarta Selatan:
Jihad Ardhillah
Ibrahim Abdullah
Jakarta Barat:
Oktarijal Abdul Razik Karami
Chaidir Ali
Jakarta Utara:
Fitrah Awaluddin
Ali Azhar
Jakarta Pusat:
Muhammad Zakky Pahlevi
Jakarta Timur:
Muhammad Akhiruddin El Islamy
Galih Ariyo Trilaksono
Parahyangan:
Yusup Fadillah
Salasa Darma Utama
Bogor:
Muhammad Abdan Muflih
Satrio Raharjo
Tangerang:
Agus Purniawan
Muhammad Faisal Rahman
Banten – Cirebon :
Saefullah
Sumatera:
Fathul Hadi
Ahmad Nurul Hadi
Kalimantan:
Muhammad Sandi Rosyadi
Indonesia Timur:
Taufiq Suweleh
Hamdani Wahidin
Jawa Tengah – Jawa Timur:
Muhammad Hasan Basari
Imam Syafi'ie
Luar Negeri:
Ahmad Honest Qashidi