Cerita Unik Ala Santri 6
Afwan Tadz Pulpen Ane Ketinggalan…?
Mungkin banyak diantara para santriwan TMI Darunnajah yang sering mengucapkan kalimat tersebut ketika jam belajar sekolah mulai berlangsung. Diantara para santriwan yang sering melakukan hal lali ini adalah Akmal ( Bukan Nama Sebenarnya ) santriwan kelas III TMI Darunnjah. Ia selalu beranggapan bahwa Ia sudah membawa pulpen ke sekolah, akan tetapi Ia tidak membawa pulpennya ke sekolah. Kadang para asatidz agak sedikit kesel jika ada diantara para santri yang tidak membawa pulpen. Mereka sering menyindir kepada para santriwan yang tidak membawa pulpen dengan kalimat :
“ Kalo ketinggalan kenapa baju, celana, dan sepatu ente nggak ikut ketinggalan?
” Begitulah sindiran yang sering dilontarkan oleh para asatidz jika mereka menemukan para santriwan yang lupa membawa pulpennya.
Akan tetapi hal ini dapat dijadikan sebuah cerita unik dari Pondok Pesantren yang letaknya di kota Metropolis seperti kota Jakarta ini. Coba anda bayangkan Pondok yang memiliki fasilitas yang sangat memadai ini masih mempunyai cerita unik seperti ini. Sungguh akan menjadi cerita yang sangat menarik. Akan tetapi jika tidak ada hal seperti ini, mungkin cerita ini tidak akan menjadi sebuah cerita unik dari para santriwan Pondok Pesantren Tercinta Darunnajah ini.
Nah bagi anda yang mempunyai putra atau putrid yang sedang melanjutkan studinya di Pondok Pesantren Darunnjah, cobalah anda belikan putra atau putrid anda bolpoin satu pack. Agar jika ada hal seperti diatas tidak menimpa putra-putri anda.