Jutaan karakter santri/wati Darunnajah kita temui hampir tiap waktu. Susah payah kita menyesuaikan diri kita dengan karakter mereka yang kadang nyentrik, lebay, rame', misterius (?), sampai yang bikin kesal. Wajar saja memang hal demikian ketika kita berinteraksi dengan orang lain. Mungkin akan lebih nyaman jika orang-orang dengan warna-warni itu hanya sekadar lewat sekali dan gak bakal kita temui lagi. Yang jadi masalah 'kan karena kita sebagai santri/wati hidup di asrama yang otomatis memaksa kita untuk hidup bersama sepaaanjaaang waktu layaknya keluarga. Bagaimanapun, bergaul tidak perlu memerlukan aturan atau kode etik tertentu (tentu saja!). Tapi kenali aturan-aturan dasar berikut yang akan menjaga imagemu saat bergaul dengan mudah!
1. Dengarkan; meski kedengarannya mudah, tapi mendengar omongan orang yang berbicara dengan kita—terutama kalau empat mata—sangat membutuhkan perhatian kita. Membosankan memang, tapi jika kau orang yang cukup cerdas dan pengertian kau mesti dengarkan keluhan atau kritik+saran mereka meski super membosankan. Dengarkan, maka kau akan didengar. (jangan lupa berikan responmu jika perlu dan jangan memotong perkataanya!).
2. Jujurlah; tidak usah takut akan diomeli atau dibenci. Ingat mahfudzhat Hafsah; qulilhaqqa walaw kaana murran!! Kalaupun lebih baik kau berbohong demi kebaikannya itu sia-sia! Tiap orang punya hak untuk tahu kebenarannya (tapi tergantung sikon, terutama jika hal tersebut menyangkut kepentingan hidupnya!).
3. Sadar Diri; atau nyarjud memang membutuhkan kepekaan tinggi atau istilah tingginya kecerdasan emosional >_<! Kalau saat kau melihat orang lain sedang marah besar ya jangan diajak berdebat, kalu kau melihat orang lapar ya, jangan pernah bersikap celamitan… pokoknya jangan bersikap seenak perut saja! Tempatkan dirimu sebagai bagian dari masyarakat dan jangan menyakiti perasaan orang meski kau memiliki kemampuan untuk itu. Dalam hal ini terkadang memang butuh keahlian membaca situasi.
4. Hargai Perbedaan Yang Ada; ini mungkin yang terpenting. Jangan rasis, plih kasih, atau asal menilai! Sesuaikan caramu dengan caranya! Jangan salahkan dia kalau sifatnya tak sesuai dengan standarmu apalagi memicu perdebatan atau pertengkaran. Hargai perbedaan disekitarmu karena saat kau merasa diliputi oleh keragaman saat itu kau pasti merasa kaya. Kaya pengalaman maksudnya. Sebenarnya semua ini tidak akan sulit selama kau tidak berteman dengan orang-orang jahat. Yang harus kamu lakukan sederhana saja; duduk-duduk dengan mereka yang kau sayangi dan menyayangimu, simak omongan mereka, jangan pilih kasih, dan tidak pernah membohongi atau melukai hati mereka. Itulah aturan dasar dalam bergaul.