Cara Pesantren Mendampingi Santri Muda Melalui Masa Puber dengan Bermartabat

Ada fase dalam hidup anak yang membuat orang tua diam-diam menahan napas. Bukan ujian sekolah. Tapi masa ketika tubuh anak mulai berubah, emosinya naik turun, dan pertanyaan-pertanyaan baru bermunculan di kepalanya.

Apa yang terjadi ketika masa itu datang di pesantren?

Kekhawatiran itu wajar. Siapa yang akan menjelaskan perubahan ini kepada anak kalau bukan kita sendiri? Di rumah saja kadang sulit membicarakan hal ini.

Siapa yang mendampingi santri?

Wali kamar tinggal di lingkungan yang sama dengan santri. Ketika seorang santri mulai mengalami perubahan fisik pertamanya, wali kamar adalah orang dewasa pertama yang tahu. Bukan karena mengawasi, tapi karena memang hadir setiap hari.

Percakapan itu tidak selalu terjadi di ruang formal. Kadang di teras asrama setelah Isya. Kadang di sela belajar malam. Pembicaraan tentang perubahan tubuh, emosi yang meledak — semua disampaikan dengan cara yang menjaga kehormatan anak.

Tidak ada yang dipermalukan.

Bagaimana pesantren menjaga martabat anak?

Kampus santri putra dan putri sepenuhnya terpisah. Anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang menjaga batas dengan natural. Kakak kelas sering menjadi tempat curhat pertama. Mereka pernah melewati fase yang sama. Mereka tahu persis rasanya bingung dengan tubuh sendiri di usia itu.

Klinik kesehatan yang beroperasi setiap saat juga menjadi bagian penting. Ketika ada pertanyaan medis, santri tidak perlu menunggu atau merasa malu.

Masa puber bukan hanya soal tubuh yang berubah. Masa puber adalah saat anak pertama kali bertanya, siapa sebenarnya saya.

Apa yang membuat anak nyaman melewati masa ini?

Ketika perubahannya diakui, dibicarakan dengan hormat, dan didampingi orang-orang yang peduli — anak tidak lagi merasa aneh. Sholat berjamaah, tahsin, muhadhoroh — semua itu menjadi jangkar bagi anak yang sedang mencari jati diri.

Di Darunnajah 2 Cipining, pendampingan ini sudah berjalan lebih dari tiga dekade. banyak santri telah melewati masa puber mereka di tempat yang sama.

Kalau ada pertanyaan yang masih menggantung, hubungi WhatsApp 0812111180. Tidak perlu sungkan.