Belajar dan Ibadah, Seimbangkan IQ dengan SQ

Di sela-sela kesibukan para santriwati dalam menghadapi ujian mid semester 2 pekan ini (26/3 s.d 3/4), mereka mengiringinya dengan berikhtiar melalui peningkatan ibadah kepada Allah SWT. Selain tetap melaksanakan puasa serta sholat sunnah, program kerja bagian Peribadatan yang dilakukan salah satunya yaitu Khataman Qur’an.

Urgensi ujian merupakan bentuk tantangan bagi semua orang untuk bisa berusaha menghasilkan yang terbaik. Menghadapi hal tersebut pastinya dibutuhkan kesemangatan yang tinggi agar bisa menggapainya. Selain santri dituntut untuk bisa fokus dalam ujian mid semester mereka pun diberikan arahan untuk bisa menyeimbangkan antara IQ dengan SQ.

Program Bagian ibadah dalam mengadakan hataman Al-Qur’an ini mendapatkan respon positif dari semua pihak. Karenanya, program ini digulirkan agar semua santri dapat menghatamkan bacaan Qur’annya baik secara jama’ah maupun pribadi. Adapun waktu-waktu yang dialokasikan guna melakukan kegiatan khataman Qur’an secara berjamaah yaitu setelah semua program kerja harian dan mingguan selesai atau sebulan sekali. Khataman yang bertempat di masjid Putri juga dilakukan secara pribadi dengan mengambil waktu setiap sebelum maupun sesudah adzan sholat 5 waktu.

Bagian ibadah juga menjanjikan bahwa  siapa saja yang mampu menghatamkan Qur’annya dalam waktu sesingkat-singkatnya akan diberi kenang-kenangan sebagai bentuk apresiasi bagi santri yang  teraktif.

Antusiasme santri dalam mengikuti program ini terlihat dari kesemangatan mereka. Bukan semata-mata karna hadiah yang ingin didapatkan, melainkan motivasi pahala yang bisa mereka dapatkan dari setiap huruf yang mereka baca, sebagaimana Nabi telah menjanjikan “Barang siapa yang membaca 1 huruf al-Qur’an akan mendapatkan 10 pahala kebaikan”, dan ini merupakan ladang ‘Fastabiqul khoirot’.

Dalam pembacaan Qur’an, santriwati juga mendapatkan bimbingan soal tajwid serta makharijul huruf. Pelatihan membaca ayat al-Qur’an dengan lagu atau ‘Tilawwatil Qur’an’ turut dilaksanakan setiap 2 kali dalam seminggu yang dibimbing oleh Ustadz Budi Setiawan dan Ustadz Fathul Mukmin, S.Pd.I. Tak cukup dengan itu, mereka pun mendapatkan kajian tentang Al-Qur’an dari para pengurus melalui kegiatan ta’lim.

Semoga dengan diadakannya program kerja ini dapat meningkatkan kualitas santri dalam beribadah kepada Allah SWT. Begitu pula dengan Al-Qur’an, semoga melalui khataman Qur’an para santri tumbuh menjadi generasi Qur’ani. Amin. (Warna/ Putri Khoirunnisa)