Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap sesama, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Darunnajah Bogor menginisiasi program Bakti Sosial bagi warga yang terdampak bencana alam. Kegiatan kemanusiaan yang berpusat di kawasan Darunnajah 2 Cipining ini berjalan dengan sukses dalam upaya membantu memulihkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat lokal secara bertahap.
Selain meringankan beban material warga, agenda ini juga menjadi sarana efektif untuk menempa karakter seluruh mahasiswa yang terlibat aktif. Pihak pesantren meyakini bahwa proses pengabdian masyarakat seperti ini merupakan laboratorium hidup yang sangat baik untuk melatih rasa empati serta kecakapan kepemimpinan lapangan para aktivis muda.
Langkah strategis tersebut dilaksanakan lebih awal oleh jajaran pengurus BEM periode 2026–2027 guna merespons urgensi kebutuhan warga di lapangan. Semangat kolektif yang solid dari seluruh mahasiswa berhasil mengoptimalkan penghimpunan dana secara masif, sehingga seluruh target donasi dapat tercapai dengan sangat baik.
Berdasarkan data yang dihimpun dari lapangan, distribusi bantuan logistik dilakukan secara merata dengan rincian sasaran penerima manfaat sebagai berikut:
- 24 warga Kampung Cipining Bawah (Kaler) mendapatkan paket bantuan pokok.
- 12 warga Kampung Cipining Atas (Gardu) menerima paket santunan serupa.
- 30 paket sembako disalurkan secara langsung kepada keluarga yang paling membutuhkan bantuan.
Koordinator kegiatan menyampaikan bahwa fokus utama dari gerakan ini adalah memastikan wujud kepedulian mahasiswa dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab moral. Sinergi yang harmonis ini diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi yang selama ini telah terjalin erat antara kalangan akademisi dan warga sekitar pondok.
Keberhasilan program kemanusiaan ini mencerminkan citra positif lembaga pendidikan dalam menjalankan fungsi pengabdian kepada khalayak umum secara nyata. Selain menyalurkan bantuan fisik berupa bahan pokok, para mahasiswa juga memberikan dukungan moral yang kuat agar warga dapat segera bangkit dari masa sulit.

Sebagai rencana tindak lanjut ke depan, pihak BEM akan memfokuskan gerakan pada penggalangan dana berkelanjutan untuk mendukung pemulihan jangka panjang (recovery) di wilayah Kampung Cipining. Komitmen mulia ini merupakan manifestasi dari nilai-nilai luhur pendidikan yang senantiasa mengedepankan kemaslahatan umat.