Bahasa Arab Dan Bahasa Inggris Sebagai Mahkota Pesantren

 logo nuil(Jum’at 21 Juni 2013) Di era global seperti sekarang ini, penguasaan bahasa yang bertaraf internasional merupakan suatu kewajiban dalam pergaulan. Sebagai Pesantren yang berwawasan luas dan melihat jauh ke depan, Pondok Pesantren Modern Nurul Ilmi Darunnajah 14 juga turut mempersiapkan para Santrinya dengan sarana tersebut. Untuk sementara ini, Pondok Pesantren Modern Nurul Ilmi Darunnajah 14  baru menjadikan dua bahasa asing (bahasa Inggris dan bahasa Arab) sebagai media komunikasi wajib para Santri, baik ketika belajar di ruang kelas ataupun dalam pergaulan sehari-hari mereka di lingkungan asrama pesantren, kecuali Santri baru, mereka diberi dispensasi untuk boleh menggunakan Bahasa Indonesia selama 3bulan. Padawaktu seterusnya, mereka wajib berbahasa resmi, yaitu bahasa Arab dan bahasa Inggris.

Kedua bahasa Arab dan Inggris  di samping digunakan sebagai bahasa komunikasi harian para penghuni pesantren, juga digunakan sebagai bahasa pengantar menyampaikan materi pelajaran di kelas. Materi-materi pelajaran bahasa arab dan agama, seperti tafsir, hadits, fiqh, tauhid, muthalaah, mahfudzat dan sebagainya disampaikan dengan menggunakan bahasa pengantar bahasa Arab. Dan materi-materi bahasa Inggris, seperti reading, conversation, comporsation, dan grammar.

Dengan pembiasaan semacam ini, diharapkan para santri lulusan Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14 memiliki dasar-dasar pengetahuan dan kemampuan berbahasa Arab dan Inggris, baik aktif maupun pasif. Untuk menunjang penguasaan kedua bahasa tersebut, juga dilengkapi dengan Ekstrakulikuler Bahasa. Di samping itu, juga diadakan mahkamah bahasa  bagi para Santri yang melanggar disiplin bahasa, yakni tidak berbahasa resmi dalam komunikasi sehari-hari.