Darunnajahkindergarten, 25/03

Kami , para guru TK Islam Darunnajah telah mengikuti seminar Parenting ” Management Marah Pada Pola Asuh Anak ” dengan pembicara Hj Irawati Istadi S.Ag ( Penulis buku ” AYO MARAH ” ) pada tanggal 23 Maret 2013 di RS Sari Asih Ciledug. Beberapa ilmu tentang Marah telah kita dapatkan. Marah tidak selamanya negatif, tetapi juga ada  positif. Bagaimana marah yang positif yaaa…. ?

fb:tamankanakislamdarunnajah/email:tk_islamdarunnajah@yahoo.co.id/www.darunnajahkindergarten.com/021-71502355

MARAH

Marah adalah emosi spontanitas yang muncul ketika terjadi sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kita. Marah menjadi positif ketika bertujuan mempertahankan kebenaran dan mengajarkan kebaikan. Dan marah yang negatif jika hanya karena memperturutkan hawa nafsu dan emosi. Marah negatif harus ditekan dan dihilangkan, sedang marah positif disalurkan dengan cara yang efektif.

Target marah adalah agar anak tahu kesalahannya dan jera sehingga berusaha untuk memperbaiki diri. Bukan dengan marah anak akan takut dan trauma pada orang tua bahkan menjadi musuh orang tua. Jangan anak menjadikan contoh dari orang tua saat marah, karena tingkatan emosi anak akan mengikuti perubahan tingkatan emosi orang tua. Jadi orang tua harus bisa menahan emosi.

Apa Akibat Kemarahan Emosional Orang tua ?

  • Ketaatan Semua

Anak seakan berubah taat setelah dmarahi. Namun hanya sementara karena mereka akan membangkang ketika sudah menjadi kuat, saat orang tua tak memiliki waktu dan peluang untuk marah.

  • Anak Bertambah Bodoh

Belajar sambil bermain, menumbuhkan synapsis antar sel otak dan membuat otak anak menjadi cerdas. Namun synapsis bisa terputus jika anak menerima stimulus yang salah seperti menerima kemarahan yang membuatnya terkejut dan ketakutan.

  • Anak Turut Menjadi Pemarah

Otak anak membentuk kepribadian anak dengan cara menyerap apa yang dilihat, didengar dan dirasakan. Pola asuh kemrahan yang negatif akan diadaptasi anak dengan negatif.

  • Stress Dan Penyakit Fisik pada Anak

Kemarahan adalah energi negatif yang memicu timbulnya stress yang tidak kondusif, yang bahkan bisa menimbulkan penyakit.

Lakukan Marah dengan …. :

1. Marah dengan diam. Mencari tempat yang jauh dari orang, jangan memarahi anak di tempat ramai. Atau menggunakan tempat yang membuat anak tidak menyenangkan tapi tidak membuat trauma anak seperti kamar mandi yang tidak gelap dan kotor.

2. Marah dengan islami. Marah tidak sambil berjalan dan tidak berdiri. Karena saat berjalan atau berdiri, kekuatan fisik akan lebih kuat daripada saat duduk, Jadi menghindari marah dengan menggunakan fisik.

3. Marah dengan tetap menghargai anak. Marah dengan perkataan yang baik dan tidak menyinggung anak.

4. Marah dengan seimbang. Tenangkan diri saat mulai merasa marah. Jika masih emosional, tarik nafas buat diri lebih rileks. Setelah menyampaikan hal yang salah pada anak, jangan lupa untuk membanggakannya kembali.

Setelah mendapat ilmu ini,  aYO MARAH …. !!! tapi ….. ( marah yang positif )

Semoga bermanfaat … :D

share