Salat istikharah merupakan salah satu salat sunnah yang bertujuan untuk memohon petunjuk Allah saat berhadapan dengan pilihan-pilihan berat dan meragukan kemanfatannya.
Banyak sekali pilihan-pilihan yang datang kepada kita, dan dengan banyaknya itu kita sebagai manusia pasti akan bingung menentukan 2 pilihan ataupun lebih, Nah, dalam keadaan bingung dan khawatir salah pilihan kita adalah meyakinkan pilihan kita dan mencari ridho Allah dengan mengerjakan sholat istikhoroh. Karena diakui atau tidak sesuatu yang baik atau jodoh tidak bisa kita tentukan sendiri, Allah yang maha mengetahui kebaikan-kebaikan yang terdapat dalam perkara tersebut. Maka dari itu kita harus memohon pentunjuk dari-Nya.
Tata cara shalat istikharah pada dasarnya sama dengan salat sunnah pada umumnya yaitu 2 rakaat. Yang membedakan cara salat istikharah dengan salat sunah lain adalah niat dan bacaan surat pendek yang diutamakan yaitu surat al-kafirun di rakaat pertama dan surat al-ikhlas.
Niat sholat istikharah:
أصلى سنة الإستخارة ركعتين لله تعالى
Waktu shalat istikharah bisa dikerjakan di waktu kapanpun baik siang maupun malam selain waktu yang dilarang untuk mengerjakan sholat. Waktu yang dilarang untuk sholat sunnah itu adalah selepas sholat Subuh sampai matahari meninggi dan sesudah sholat Ashar sampai matahari tenggelam. Dan lebih dianjurkan pada waktu malam hari atau sekurang-kurangnya setelah mengerjakan shalat wajib Isya, hingga sebelum masuk waktu shalat wajib shubuh.
Yang membedakan sholat istikharah dengan shalat sunnah lainnya adalah doa yang dilakukan setelah salam. Didalam doanya terdapat sikap ikhlas kita dan sikap tawakkal kita atas petunjuk dari Allah swt..
Doa setelah sholat istikharah:
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِك وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوبِ ، اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ خَيْرٌ لِى فِى دِينِى وَمَعَاشِى وَعَاقِبَةِ أَمْرِى فَاقْدُرْهُ لِى وَيَسِّرْهُ لِى ثُمَّ بَارِكْ لِى فِيهِ ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ شَرٌّ لِى فِى دِينِى وَمَعَاشِى وَعَاقِبَةِ أَمْرِى فَاصْرِفْهُ عَنِّى وَاصْرِفْنِى عَنْهُ ، وَاقْدُرْ لِى الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِى
Dan untuk mendapatkan jawaban setelah shalat istikharah, banyak ulama yang berpendapat dengan melaksanakan apa yang telah menjadi kehendak hati kita. Dengan berhusnuzhon bahwa Allah yang akan memberikan berbagai kebaikan melalui keputusannya tersebut.
Semoga dengan melakukan shalat istikharah dan memohon petunjuk Allah swt. kita dapat menentukan pilihan-pilihan yang sebelumnya ragu, dan semoga kita selalu dalam rahmat dan ampunannya. Aamiin.
(DN.COM/rizqillah)